PDI Perjuangan DIY Peringati 30 Tahun Kudatuli Lewat Panggung Rakyat
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Salah satu pantai di Gunungkidul. Istimewa
GUNUNGKIDUL—Investasi di sektor pariwisata menjadi salah satu pilar pembangunan utama di Gunungkidul, DIY.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan beragam potensi alam yang menarik, kawasan ini semakin menjadi destinasi unggulan bagi wisatawan dan investor yang ingin merasakan pesona alam yang memesona.
Menurut Asar Janjang Riyanti, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gunungkidul, sektor pariwisata telah menjadi magnet bagi para investor untuk menanamkan modalnya di daerah tersebut, sejalan dengan sektor industri dan perdagangan.
"Pariwisata di Gunungkidul terus berkembang, didukung oleh investasi yang masuk ke sektor ini, seperti perhotelan, vila, restoran, dan lainnya," ungkap Asar pada Sabtu (23/3/2024).
Dalam konteks pantai selatan Gunungkidul, Asar menjelaskan berbagai destinasi wisata baru telah bermunculan, seperti Jungwok Blue Ocean di Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo; HeHa Ocean View di Pulang, Girikarto, Panggang; serta Obelix Sea View di Kapanewon Purwosari, dan lain sebagainya.
"Ini menunjukkan geliat investasi di sektor pariwisata, khususnya di pantai selatan Gunungkidul," tambahnya.
Asar menyoroti daya tarik investasi di Gunungkidul, yang didorong oleh kekayaan sumber daya alam (SDA) yang unik dan menawan. Kemudahan dalam perizinan, terutama melalui Online Single Submission (OSS) dari DPMPTSP, juga menjadi faktor penting dalam menarik minat investor.
"Pemkab Gunungkidul membuka peluang investasi dan siap memfasilitasi serta memberikan kemudahan dalam perizinan sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Lebih lanjut, Asar menyebutkan bahwa Gunungkidul menawarkan beragam jenis wisata, mulai dari pantai, bukit, wisata minat khusus, religi, hingga budaya. Menurutnya, keragaman jenis wisata ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, sekaligus meningkatkan minat investor untuk menyediakan akomodasi dan fasilitas lainnya.
"Dengan promosi yang tepat dan layanan yang memudahkan, kami berupaya untuk mendukung para investor dalam mencari data dan mengakses program-program yang tersedia,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.