BULOG Masifkan Penyaluran Bantuan Pangan Beras Sejumlah 3.118 Ton, Jamin Akses Pangan
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Salah satu pantai di Gunungkidul. Istimewa
GUNUNGKIDUL—Investasi di sektor pariwisata menjadi salah satu pilar pembangunan utama di Gunungkidul, DIY.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan beragam potensi alam yang menarik, kawasan ini semakin menjadi destinasi unggulan bagi wisatawan dan investor yang ingin merasakan pesona alam yang memesona.
Menurut Asar Janjang Riyanti, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gunungkidul, sektor pariwisata telah menjadi magnet bagi para investor untuk menanamkan modalnya di daerah tersebut, sejalan dengan sektor industri dan perdagangan.
"Pariwisata di Gunungkidul terus berkembang, didukung oleh investasi yang masuk ke sektor ini, seperti perhotelan, vila, restoran, dan lainnya," ungkap Asar pada Sabtu (23/3/2024).
Dalam konteks pantai selatan Gunungkidul, Asar menjelaskan berbagai destinasi wisata baru telah bermunculan, seperti Jungwok Blue Ocean di Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo; HeHa Ocean View di Pulang, Girikarto, Panggang; serta Obelix Sea View di Kapanewon Purwosari, dan lain sebagainya.
"Ini menunjukkan geliat investasi di sektor pariwisata, khususnya di pantai selatan Gunungkidul," tambahnya.
Asar menyoroti daya tarik investasi di Gunungkidul, yang didorong oleh kekayaan sumber daya alam (SDA) yang unik dan menawan. Kemudahan dalam perizinan, terutama melalui Online Single Submission (OSS) dari DPMPTSP, juga menjadi faktor penting dalam menarik minat investor.
"Pemkab Gunungkidul membuka peluang investasi dan siap memfasilitasi serta memberikan kemudahan dalam perizinan sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Lebih lanjut, Asar menyebutkan bahwa Gunungkidul menawarkan beragam jenis wisata, mulai dari pantai, bukit, wisata minat khusus, religi, hingga budaya. Menurutnya, keragaman jenis wisata ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, sekaligus meningkatkan minat investor untuk menyediakan akomodasi dan fasilitas lainnya.
"Dengan promosi yang tepat dan layanan yang memudahkan, kami berupaya untuk mendukung para investor dalam mencari data dan mengakses program-program yang tersedia,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Elf rombongan wisatawan asal Bogor terguling di Tanjakan Bundelan, Gunungkidul. Satu penumpang tewas dan lima orang dirawat.
Oxford Economics merilis Global Cities Index 2026 yang memeringkat 1.000 kota. New York, London, dan Paris berada di tiga posisi teratas.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
DPD PDI Perjuangan DIY menyampaikan dukacita atas wafatnya Guruh Soekarnoputra dan mengajak kader serta simpatisan mendoakan almarhum.
Nokia sudah lama meninggalkan bisnis smartphone, tetapi tetap mendapat pendapatan dari lisensi paten dan merek. Ini strategi bisnis Nokia setelah era Microsoft.