Googlebook Resmi Meluncur, Era Chromebook Mulai Bergeser
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
lokakarya Manajemen Rintisan Desa Budaya pada 25-26 Maret 2024 di Rose In Hotel/ Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul terus berupaya menguatkan manajemen pengelolaan dan eksistensi rintisan Desa Budaya di wilayahnya. Salah satunya adalah menggelar lokakarya Manajemen Rintisan Desa Budaya pada 25-26 Maret 2024 di Rose In Hotel.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Slamet Pamuji mengatakan tujuan dari diadakannya lokakarya adalah untuk menyamakan sudut pandang antara pemerintah sebagai pemangku kebijakan dengan pengurus rintisan Desa Budaya sebagai penggerak pelestarian dan pengembangan di tingkat Kalurahan. “Diharapkan nanti akan ada gambaran seperti apa untuk mengelola dan menyiapkan calon rintisan Desa Budaya dengan lima aspek besar yang harus kita siapkan," katanya, Selasa (26/3/2024).
Lebih lanjut, Slamet berharap agar nantinya Rintisan Desa Budaya ini akan semakin berkembang dan pada akhirnya menjadi Desa Mandiri Budaya.
Ia mengatakan di Kabupaten Bantul sendiri telah memiliki tujuh Desa Mandiri Budaya, 24 Desa Budaya dan 11 Desa Rintisan Budaya. “Harapannya rintisan Desa Budaya yang telah ditetapkan bisa memberikan bekal dan menguatkan kembali sehingga nantinya dalam waktu yang tidak lama rintisan Desa Budaya di Bantul itu bisa promosi menjadi Desa Budaya dan nanti berkembang lagi jadi Desa Mandiri Budaya,” imbuh Slamet.
Baca Juga
Sudah Ada 12, Disbud Bantul Target Lima Kalurahan di 2024 Jadi Desa Rintisan Budaya
Desa Rintisan Budaya Bisa Akses Dana Pengembangan Budaya & Ekonomi Kerakyatan
Kalurahan Tirtomartani Dikukuhkan Sebagai Rintisan Desa Budaya
Slamet meyakini Bantul sebagai salah satu pilar penjaga dan penyangga budaya karena memiliki berbagai ragam aneka potensi baik adat dan tradisi, kesenian dan permainan tradisional, bahasa, sastra dan aksara jawa hingga kuliner, kerajinan dan pengobatan tradisional juga penataan ruang warisan budaya dan cagar budaya.
“Hal ini menjadikan budaya sebagai kekayaan masyarakat Kabupaten Bantul,” ucap Slamet.
Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, berharap agar dukungan yang telah diberikan pemerintah kepada masing-masing rintisan Desa Budaya dapat betul-betul dimanfaatkan. “Sarana yang telah diberikan itu diharapkan bisa diberdayakan untuk memuluskan harapan Ngarso Dalem bahwa DIY merupakan daerah yang betul-betul istimewa,” ucap Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.