Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Foto Ilustrasi. Siswa memasukkan surat suara saat mengikuti rangkaian simulasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (23/2/2023). Antara/Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaksanaan Pemilu 2024 di Bumi Sembada diklaim berjalan dengan sukses dan lebih kondusif. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Tahapan Pemungutan, Perhitungan dan Rekapitulasi Pemungutan Suara pada Pemilu 2024 dengan Stakeholder di Easparc Hotel Yogyakarta, Kamis (28/3/2024) petang.
Menurut dia, kesuksesan bisa dilihat dengan membandingkan dengan penyelenggaraan Pemilu 2019. Meski diwarnai adanya pelaksanaan pemungutan suara ulang, hal ini tidak mengurangi kesuksesan dalam penyelenggaraan.
“Yang jelas, situasi dan kondisi tetam terkendali. Dari sisi petugas yang meninggal juga berkurang dibandingkan di 2019,” kata Baehaqi.
BACA JUGA: Gugatan Pilpres Ganjar-Mahfud, KPU: Itu Salah Sasaran
Ia menjelaskan, pelaksanaan pemilihan lima tahun yang lalu sempat diwarnai aksi demonstrasi hingga tengah malam. Lokasi berada di Kalurahan Caturtunggal, Condongcatur di Kapanewon Depok.
Baehaqi tidak menampik di Pemilu 2024, juga sempat diwarnai penyampaian aspirasi di Kalurahan Condongcatur, oleh masa berjumlah hampir seratus orang. Meski demikian, pelaksanaan bisa segera diselesaikan dengan cepat.
“Tahun 2019, demo juga ada di Kantor KPU Sleman. Malahan di Kalurahan Caturtunggal demo berlangsung hingga tengah malam. Untuk sekarang bisa diselesaikan lebih cepat,” katanya.
Kesuksesan juga bisa dilihat dengan terfasilitasinya pemilih, baik yang masuk kategori Daftar Pemilih Tetap, Daftar Pemilih Tambahan hingga Daftar Pemilih Khusus. “2019 ada DPTb yang tidak terfasilitasi, tapi sekarang semua bisa menggunakan hak suaranya,” kata Baehawi.
Selain itu, proses rekapitulasi berjenjang mulai dari kapanewon hingga kabupaten bisa diselesaikan sesuai jadwal. “Pemilu kali ini juga tidak diketemukan adanya pergeseran suara dari peserta,” ungkapnya.
Penanggungjawab TPS khusus di UGM, Ahmad Yuana Putra mengatakan, Pemilu 2024 dapat berjalan dengan sukses. Meski demikian, ia mengakui ada beberapa catatan agar penyelenggaraan pemilu berikutnya bisa berjalan lebih baik.
Menurut dia, di UGM terdapat sembilan lokasi TPS khusus dan rekrutmen KPPS dinilai terlalu mepet sehingga ada petugas yang dinilai kurang kompeten. Selain itu, juga masih ada masalah berkaitan dengan DPTb karena permohonan yang diajukan oleh mahasiswa seperti dilempar-lempar dari kalurahan, kapanewon hingga KPU kabupaten.
“Celakanya saat hari terakhir pengurusan DPTb antreannya juga sangat Panjang sehingga banyak mahasiswa yang mengeluh,” katanya.
Ahmad menambahkan, kesiapan blangko plano yang salah. Kondisi ini berdampak terhadap proses penulisan rekapitulasi hasil yang tertunda hingga malam.
“Hingga jam 21.00 WIB baru datang. Tentunya ini harus jadi catatan sehingga penyelenggaraan pemilu ke depan bisa lebih baik lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.