Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Suasana TPR Parangtritis, Rabu (4/5/2022) siang./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL— Polres Bantul menggelar Operasi Ketupat Progo 2024 dalam rangka mengamankan Hari Raya Idul Fitri 2024/1445 Hijirah.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini dimulai pada 4 sampai 16 April 2024. "Operasi Ketupat akan dilaksanakan selama 13 hari yaitu dimulai 4 April sampai dengan 16 April 2024," kata Jeffry kepada wartawan, Selasa (2/4/2024).
Operasi ini akan melibatkan 558 personel gabungan Polres Bantul dan polsek jajaran. Adapun tujuan operasi, menjamin rasa aman masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. “Termasuk terwujudnya Kamseltibcarlantas serta menurunnya angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas,” terang Jeffry.
BACA JUGA : Ratusan Polisi Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran 2024 di Kota Jogja
Polres Bantul juga akan mendirikan Pos Pengamanan dan Pos Terpadu dibeberapa lokasi. “Ada 4 pos pengamanan yang kami dirikan, yakni di Piyungan, Sedayu, Srandakan dan Kretek. Kami juga akan mendirikan satu pos terpadu di Druwo,” papar dia.
Tak hanya pos pengamanan dan pos terpadu, Polres Bantul juga akan mendirikan 6 pos pantau di Cino Mati, Bukit Bintang, Pinussari, Mangunan, Watugoyang dan Pengklik.
Polres Bantul juga memetakan jalur rawan kecelakaan lalu lintas dan rawan bencana di Bantul agar masyarakat dan pemudik lebih berhati-hati saat berkendara di jalan raya.
Ada beberapa titik yang menjadi langganan kecelakaan di Bantul, yakni di Jalan Srandakan, Jalan Bantul, Jalan Jogja-Wonosari, Jalan Jogja-Wates dan Jalan Parangtritis.
"Tapi yang paling rawan itu di Jalan Srandakan dan Jalan Parangtritis [Simpang Druwo-Simpang Bakulan]. Juga di Jalan Imogiri Timur dan Jalan Imogiri-Dlingo," katanya.
Menurut dia ada banyak faktor penyebab titik-titik tersebut rawan kecelakaan. Di Jalan Srandakan, Jeffry bilang, kecelakaan biasa terjadi karena jalannya ramai dan menjadi salah satu jalur utama dari Bantul menuju Kulon Progo.
BACA JUGA : Mudik Lebaran, Harga Tiket Bus Gunungkidul-Jakarta Tembus Rp620.000
"Kebanyakan karena arus lalin [lalu lintas] di jalan-jalan itu sangat ramai, khususnya saat jam berangkat-pulang kerja," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan bersinergi dengan TNI, Pemda dan stake holder terkait untuk mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. "Kami ingin masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman dan selamat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.