Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Aktivitas jip wisata di Kawasan Museum Mbah Maridjan di Kalurahan Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Senin (12/2/2024)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Omzet penyewaan jip wisata di Lereng Merapi menurun drastis hingga 95% selama Bulan Puasa.
Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi, Dardiri mengatakan memasuki puasa ada penurunan kunjungan yang sangat signifikan. Di hari biasa kunjungan wisata di Lereng Merapi bisa mencapai 5.000-6.000 orang per harinya.
Dari kunjungan ini ada aktvitas penyewaan jip wisata hingga lebih dari 1.000 jip setiap harinya. “Kalau sekarang kondisinya sepi dan kunjungan bisa dihitung mengggunakan jari,” katanya, Selasa (2/4/2024).
Dardiri memperkirakan penurunan yang terjadi bisa mencapai 95% dibandingkan dengan hari biasa. Meski demikian, para pengelola tidak merasa khawatir dikarenakan sebelum puasa, tingkat kunjungan juga lumayan tinggi.
Selain itu, dalam waktu dekat juga sudah memasuki libur Lebaran. Berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, di akhir puasa mulai terlihat peningkatan kunjungan. “Sabtu-Minggu mungkin sudah ramai karena sudah mendekat dengan libur bersama. Biasanya yang luar daerah datang untuk ngabuburit sambil menikmati keindahan Lereng Merapi di hari-hari terakhir puasa,” katanya.
Dardiri menambahkan, selama kunjungan sepi dimanfaatkan oleh pemiliki untuk memerbaiki armada. Selain perbaikan terhadap fungsi kendaraan secara menyeluruh, juga ada upaya pengecatan sehingga armada bisa lebih menarik pada saat libur Lebaran. “Mumpung sepi dimanfaatkan memerbaiki armada yang dimiliki sehingga siap menyambut Lebaran,” katanya.
BACA JUGA: Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi Gelar Niti Laku Jip Merapi, Berikut Rangkaian Kegiatannya
Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas Dishub Sleman, Boblibrianto mengatakan di Kawasan wisata Lereng Merapi terdapat wahana penyewaan jip sebanyak 1.200 unit. Keberadaan wahana ini termasuk dalam destinasi wisata minat khusus sehingga pelaksanaan harus memastikan aspek keselamatan.
Oleh karena itu, dia mengakui secara rutin melakukan kegiatan pegecekan kondisi armada jip wisata. Jelang Lebaran, di kawasan wisata ini sudah ada pengecekan terhadap 700-an jip. Adapun sisanya sekitar 500 unit akan diselesaikan setelah pengamanan Lebaran. “Petugasnya ikut piket pengamanan. Jadi, akan dilanjutkan setelah Lebaran. Untuk kepastian keamanan dan keselamatan, juga ada upaya koordinasi dengan pengelola maupun asosiasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.