Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Popda DIY 2024
Harianjogja.com, SLEMAN—Kontingen Sleman berhasil menyabet predikat juara umum dalam gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2024. Keberhasilan ini, pemkab pun menggelontorkan bonus kepada atlet dan pelatih sebesar Rp770,4 juta.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman, Heru Saptono mengatakan, kontingen pelajar Sleman bisa tampil apik dalam gelaran Popda 2024 yang berlangsung 4-8 Maret lalu. Target sebagai juara umum juga bisa terpenuhi karena menjadi kontingen peraih medali emas terbanyak.
Secara total, mendali yang diraih sebanyak 233 medali. Rinciannya, 75 medali emas, 67 perak dan 91 perunggu. Torehan ini lebih tinggi dibandingkan dengan raihan kontingen Bantul yang meraih 72 emas, 51 perak dan 96 perunggu.
Peringkat ketiga diraih pelajar dari Pemkot Jogja dengan raihan 66 medali emas, 70 perak dan 79 perunggu. Di posisi empat ditempati Kulonprogo dengan 27 emas, 37 perak dan 62 perunggu.
Di posisi juru kunci ditempati kontingen Gunungkidul dengan raihan 19 emas, 34 perak dan 45 perunggu. “Prosentase perolehan medali emas dari Kabupaten Sleman meningkat 41,5% dibandingkan dengan gelaran popda di tahun sebelumnya,” kata Heru, Rabu (3/4/2024).
Menurut dia, ada delapan cabang olahraga yang menjadi lumbung medali oleh kontingen Sleman. Cabang ini meliputi atletik, woodball, menembak, sepak takraw, bola voli, wushu, catur dan kempo.
BACA JUGA: Diperkuat 395 Atlet, Bantul Optimistis Sabet Juara Umum Popda DIY 2024
“Di delapan cabor ini, kita juga berhasil meraih predikat peraih mendali terbanyak,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberikan selamat kepada para atlet dan pelatih yang telah tampil untuk mengharumkan Kabupaten Sleman di kancah Popda 2024. Ia mengaku bangga dikarenakan keberhasilan ini dapat menghentikan rekor juara umum yang diraih Kabupaten Bantul sebanyak delapan kali secara beruntun.
Atas keberhasilan ini, Kustini memberikan penghargaan kepada 316 atlet dan 28 pelatih. Penghargaan yang diberikan berupa uang pembinaan senilai Rp770.458.000.
“Saya yakin prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras para atlet dan pelatih sehingga target juara umum bisa terpenuhi,” katanya.
Kustini berharap upaya pembinaan secara berkelanjutan bisa dilakukan sehingga prestasi para atlet yang dimiliki bisa terus ditingkatkan. “Perjalanan masih Panjang dan upaya mencetak atlet-atlet berprestasi harus terus dilakukan. Jangan berhenti hanya di Popda, karena ajang yang lebih tinggi juga sudah menanti sehingga pembinaan berkelanjutan harus dilakukan,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.