Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Foto ilustrasi wisatawan membajak sawah di Desa Wisata. - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan ada empat kalurahan yang baru saja mendapat Surat Keputusan (SK) Desa Wisata.
Kepala Dispar Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan empat kalurahan yang mendapat SK antara lain Desa Wisata (DW) Jetis, Saptosari; DW Giricahyo, Purwosari; DW Jepitu, Girisubo; dan DW Karangasem, Ponjong. Dengan begitu sampai saat ini sudah ada 56 DW yang memiliki SK.
"Desa wisata memang menjual paket sendiri, tidak terkait pendapatan asli daerah [PAD]. Tetapi desa wisata ini bisa menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara langsung," kata Windu, Rabu (3/4/2024).
Dispar mengaku akan mengawal pertumbuhan dan memberikan pembinaan kepada DW. Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mendorong agar DW yang telah menerima SK memetakan potensi lokal agar dapat lebih berkembang.
"Salah satu sektor yang turut berkontribusi dalam pendapatan daerah yaitu sektor pariwisata. Tentu ini perlu ada peningkatan sumber daya manusia utamanya dalam segi bahasa," kata Sunaryanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.