Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo tengah mengecek tera yang ada di SPBU Timoho untuk memastikan BBM yang keluar sesuai dengan takarannya, Kamis (4/4) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA - Tak hanya memastikan stok dan kestabilan harga bahan pangan, jelang lebaran 2024 Pemkot Jogja juga melakukan pemantauan di SPBU Timoho, Kamis (4/4). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stok bahan bakar minyak aman jelang lebaran. Selain itu, juga untuk memastikan bahan bakar yang dikeluarkan melalui nozzle sesuai dengan takaran tera.
Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menuturkan usai dilakukan pengecekan, bahan bakar yang dikeluarkan oleh SPBU Timoho tak kurang dari standar ketentuan. Ketentuannya, dalam setiap 20 liter, batas toleransi pengurangan bahan bakar maksimal adalah 60 ml. Toleransi diterapkan lantaran bahan bakar minyak bersifat mudah menguap. Sementara, pengurangan yang terjadi di SPBU Timoho per 20 liter hanya sekitar 30 ml saja.
"Sehingga masih sangat layak, sangat baik karena dari takaran itu menunjukkan minusnya 30 ml," ujar Singgih usai melakukan pemantauan di SPBU Timoho, Kamis (4/4).
Saat libut lebaran nanti diprediksi akan ada 11,7 juta pergerakan wisatawan di Kota Jogja. Ini menjadikan konsumsi bahan bakar juga turut meningkat. Singgih memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk mengamankan stok bahan bakar selama lebaran. Salah satunya dengan menyiapkan satu mobile storage yang di-stand by kan di SPBU Timoho.
"Kapasitasnya 24 ton, akan terus dipantau. Pada saat salah satu SPBU ada yang perlu disuplai, maka yang paling dekat adalah mobile storage ini. Kalaupun ini masih belum mencukupi, (terminal BBM) Rewulu juga tidak terlalu jauh dari Kota Jogja. Saya kira kita bisa mitigasi dengan baik semoga nanti di libur lebaran ini," ungkapnya.
BACA JUGA: Berikut Agenda Wisata Jogja Selama April 2024, Bisa Jadi Alternatif Liburan Lebaran
Sales Branch Manager Rayon I Yogyakarta PT Pertamina Patra Niaga Wahyu Purwatmo menuturkan pengecekan tera BBM dilakukan setiap hari sebelum shift pertama dimulai. Pengecekan juga dilakukan pada setiap nozzle. Ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan kuantitas bahan bakar yang akan digunakan masyarakat.
"Secara quantity takarannya terjaga karena seluruh SPBU di Kota Jogja statusnya adalah Pasti Pas. Itu selalu diukur teranya," kata Wahyu.
Dia juga memastikan stok bahan bakar yang saat ini ada mampu mencukupi kebutuhan selama lebaran. Baik itu jenis pertalite, pertamax, solar, ataupun dex series. Untuk mewujudkn program subsidi tepat, Wahyu mengimbau masyarakat yang mampu untuk beralih dari BBM ber-subsidi menjadi non-subsidi.
"Saat ini pembelian solar full menggunakan QR Code. Kami mengimbau untuk masyarakat yang menggunakan produk pertalite untuk bisa mendaftar menggunakan QR Code juga," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
Apple uji iPhone 19 Pro dengan layar melengkung 4 sisi dan Face ID di bawah layar. Desain futuristik diprediksi hadir pada 2027.
Listrik padam total di Sumatera Bagian Tengah dan Utara sejak Jumat malam. PLN ungkap gangguan sistem, warga Pekanbaru terdampak luas.