Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Beberapa becak listrik sedang di-charge di stasiun pengisian daya becak listrik, area parkir Ketandan, Senin (8/4/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mulai mengujicoba 50 unit becak kayuh listrik di wilayah Malioboro. Dari pengalaman pengemudi becak listrik, becak tersebut kurang nyaman untuk penumpang lantaran tidak ada peredam kejut (shock breaker) di bagian kaki-kaki.
Salah satu pengemudi becak listrik, Petrus Julihartono mengaku telah mencoba menggunakan becak listrik sekitar tiga sampai empat hari lalu. “Ngayuh-nya jadi lebih ringan, walaupun beban di depan berat. Untuk tanjakan bisa juga,” katanya, Senin (8/4/2024).
Becak listrik ini bisa digas dengan kecepatan sekitar 40 km per jam, sehingga cukup membantu para pengemudi becak. Meski demikian, dia mengeluhkan tidak adanya shock breaker depan pada becak listrik ini, sehingga jika menemui jalan terjal, gundukan atau lubang akan terasa keras sekali.
“Di kaki-kakinya tidak ada pir terutama di depan. Jadi di satu sisi kurang nyaman bagi penumpang. Karena ga ada pirnya. Yang belakang juga tidak ada shock-nya juga. Kalau becak biasa itu kan ada shock-nya,” kata dia.
Selain itu, dia juga belum tahu seberapa jauh kekuatan becak listrik ini karena saat ini memang masih dalam tahap uji coba. “Kalau sampai saat ini masih enak, tapi untuk kekuatannya unit masih dalam proses uji coba,” kata dia.
Dengan posisi batrei penuh, becak listrik bisa berjalan antara 40-50 km. Becak listrik perlu di-charge setiap hari selama 5-6 jam. Untuk keperluan charge, Pemda DIY telah menyediakan stasiun pengisian daya becak listrik, yakni di area parkir Ketandan.
BACA JUGA: Becak Listrik Resmi Diserahkan 3 Koperasi, Siap Dioperasikan di Libur Lebaran 2024
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan becak kayuh bertenaga alternatif sebanyak 50 unit diserahkan kepada tiga koperasi becak, yakni Koperasi Becak Kayuh Yogyakarta sebanyak 20 unit, Koperasi Becak Wisata Yogyakarta sebanyak 20 unit, dan Koperasi Asha Abyakta Senopati sebanyak 10 unit.
“Ini adalah awalan bagaimana kemudian kami mulai melakukan penataan terkait dengan kawasan sumbu filosofi, khususnya lagi untuk kawasan Malioboro. Jadi harapan kami, dengan adanya becak kayuh bertenaga alternatif ini, dapat kemudian menata keberadaan kendaraan-kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Bareskrim ungkap jaringan judi online Ujangbet dengan transaksi Rp890 miliar. Modus deposit menggunakan pulsa. Polisi peringatkan orang tua awasi penggunaan HP
Pilih aplikasi pemutar musik terbaik sesuai kebutuhan: Spotify dan YouTube Music untuk streaming, AIMP dan Musicolet untuk file lokal.
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.
Prabowo mengusulkan kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta istimewa. Simak aturan yang berlaku saat ini, syarat, batas usia, dan peluang perubahan UU Kewar
Prancis resmi melegalkan assisted dying bagi pasien dewasa dengan penyakit terminal setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi. Simak syarat dan aturannya