KONI DIY Bangun Simpalawa, Data Atlet Kini Serba Digital
KONI DIY mengembangkan aplikasi Simpalawa untuk pengelolaan data atlet, pelatih, dan wasit berbasis digital di DIY.
Suasana arus lalu lintas yang terpantau padat lancar di kawasan Titik Nol KM Kota Jogja pada Sabtu (13/4/2024). Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah titik di Kota Jogja mengalami perlambatan arus karena jumlah kendaraan yang memludak drastis. Terpantau kepadatan lalu lintas terjadi sejak H+2 Lebaran sampai puncaknya terjadi pada kemarin malam.
Di sepanjang Jalan Malioboro, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan KH Ahmad Dahlan antrean kendaraan mengular. Lalu lintas padat lancar dan belum sampai ke titik macet total lantaran didominasi oleh kendaraan roda empat.
Kasatlantas Polresta Jogja AKP Maryanto mengatakan sejumlah jalan tersebut mengalami kepadatan lantaran banyaknya wisatawan yang ingin berkunjung ke lokasi itu. Kepadatan itu terjadi sejak H+2 lebaran sampai puncaknya pada Jumat (12/4/2024) malam kemarin.
"Puncaknya kami prediksi kemarin malam dan hari ini," katanya, Sabtu (13/4/2024).
Maryanto menjelaskan untuk mengurai kepadatan lalu lintas tersebut petugas melakukan sejumlah strategi. Di Malioboro dilakukan sistem buka tutup jika kendaraan sudah terlalu padat. Pengemudi dari arah Jalan Abu Bakar Ali yang menuju jantung Kota Jogja itu akan diarahkan ke Jalan Pasar Kembang.
"Sementara yang di Jalan Jenderal Sudirman jika padat kami kurangi dari simpang Gramedia dan dari simpang Tugu kami luruskan ke arah Jalan P. Diponegoro," jelasnya.
Baca Juga
Dishub Sebut Kawasan Gumaton Masih Jadi Simpul Macet Jogja Saat Libur Lebaran
Berlibur ke Jogja, Hindari 18 Jalan Rawan Macet Ini
Dua Titik Wisata di Sleman Ini Bakal Macet Saat Libur Lebaran, Ini Skema yang Disiapkan Dishub
Tidak ada insiden yang menonjol selama masa libur lebaran ini. Pihaknya mengimbau kepada para pengendara untuk tetap bersabar jika mengalami kepadatan lalu lintas. Petugas kepolisian dipastikan akan melakukan pelancaran arus jika kondisi sudah terlampau padat.
Sementara di kawasan Malioboro petugas kepolisian juga melakukan penebalan pengamanan agar wisatawan yang berkunjung merasa nyaman serta terhindar dari insiden kriminal.
Ratusan personel diterjunkan di berbagai titik strategis, mulai dari depan Plaza Malioboro, jalur lambat dan simpang Teteg Malioboro. Bahkan pos pengamanan didirikan di Pos Teteg dan titik Nol KM Jogja untuk memudahkan koordinasi dan respons terhadap situasi yang mungkin terjadi.
"Penebalan pengamanan ini dilakukan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas, membantu penyeberangan jalan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," jelas Kasihumas AKP Sujarwo.
AKP Sujarwo menambahkan selain menjaga kelancaran arus lalu lintas dan kamtibmas, personel yang disiagakan di Malioboro juga siap membantu wisatawan yang membutuhkan informasi atau mengalami kesulitan.
"Kami harap dengan penebalan pengamanan ini, wisatawan dan masyarakat Yogyakarta dapat menikmati liburan Lebaran dengan aman dan nyaman," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KONI DIY mengembangkan aplikasi Simpalawa untuk pengelolaan data atlet, pelatih, dan wasit berbasis digital di DIY.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.