PHK di Bantul Tembus 142 Kasus, Kontrak Jadi Penyebab Dominan
Disnakertrans Bantul mencatat 142 pekerja terkena PHK sepanjang 2026 akibat kontrak, efisiensi, hingga pengunduran diri.
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPA Piyungan, beberapa waktu lalu. - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY memastikan tidak ada tambahan kuota pengangkutan sampah ke TPA Piyungan meski peningkatan produksi sampah terjadi selama libur Lebaran.
Kuota angkutan sampah yang berlaku untuk Sleman, Kota Jogja dan Bantul tetap sebanyak 350 ton per hari sesuai pembatasan seperti biasa.
Kepala DLHK DIY Kusno Wibowo mengatakan, DLHK DIY memastikan ada peningkatan produksi sampah selama Lebaran ini. Namun belum bisa menghitung berapa persen kenaikannya lantaran masih masa libur Lebaran. Setelah para ASN masuk kerja pihaknya mengaku akan segera mendata berapa peningkatan produksinya.
"Kalau peningkatan ada, tapi tidak terlalu signifikan. Selesai Lebaran kami akan hitung berapa volume peningkatannya," kata Kusno, Senin (15/4/2024).
Menurut dia, adanya peningkatan produksi sampah selama Lebaran ini tidak otomatis menambah kuota pengangkutan sampah ke TPA Piyungan. Ini merupakan komitmen Pemda DIY agar kabupaten kota bisa mulai mengolah sampah sendiri sebelum desentralisasi sampah penuh diberlakukan pada Mei mendatang.
"Kuota pengangkutan tetap dibatasi 350 ton untuk tiga kabupaten kota. Kemarin kami hanya libur di Idulfitri yakni Rabu dan Kamis, dua hari saja," ujarnya.
BACA JUGA: Sampah di Pantai Parangtritis Capai 3,6 Ton per Hari, Melonjak Selama Lebaran
Kusno menambahkan, sampai sekarang belum ada permintaan tambahan kuota pengangkutan sampah oleh kabupaten/kota selama Lebaran ini. Hanya saja pihaknya sudah melakukan hal itu sebelum Lebaran lalu. Sleman dan Bantul mengajukan penambahan kuota pengangkutan sampah ke TPA Piyungan untuk mengantisipasi tumpukan selama Lebaran.
"Kami penuhi untuk permintaan Bantul dan Sleman karena juga hitungan kami di TPA Piyungan masih memungkinkan dengan tambahan kuota Sleman 103 ton dan Bantul 85 ton," katanya.
Pun demikian dengan Kota Jogja yang sebelum Lebaran lalu melakukan pengosongan sampah di sejumlah depo. Setengah sampah yang tertumpuk di depo dalam waktu cukup lama sudah diangkut ke TPA Piyungan sebelum Lebaran lalu. Pihaknya mengklaim kini depo sampah di Kota Jogja sudah lumayan terkendali dan tidak lagi sampai kondisi terlalu penuh.
"Yang belum diangkut di kota nanti kami lihat, tanggal 17 April kami ada evaluasi mengundang kabupaten kota untuk melihat sampai di akhir April ini bagaimana perkembangan pengolahan sampah mereka," kata Kusno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disnakertrans Bantul mencatat 142 pekerja terkena PHK sepanjang 2026 akibat kontrak, efisiensi, hingga pengunduran diri.
KONI DIY memperluas kerja sama dengan kampus, lembaga kesehatan, media, dan institusi digital untuk memperkuat pembinaan serta prestasi atlet DIY.
Pameran Galeri Nasional Indonesia di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta menghadirkan 28 maestro seni rupa hingga 30 Agustus 2026.
BPBD Sleman mewaspadai kekeringan 2026. Pakem, Tempel, dan Minggir menjadi wilayah dengan distribusi air bersih tertinggi empat tahun terakhir.
Pemakaman Ali Khamenei resmi dimulai di Iran. Prosesi kenegaraan berlangsung sepekan hingga 9 Juli 2026 dan dihadiri delegasi dari lebih 100 negara.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 5 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.