Kalurahan Pendowoharjo Ajukan Pemecatan Dukuh Banyon
Kalurahan Pendowoharjo mengajukan usulan pemecatan Dukuh Banyon kepada Bupati Bantul terkait dugaan penggelapan sertifikat tanah warga dan pungli program PTSL.
Sejumlah perempuan mengikuti kegiatan Mbok Mlayu perlombaan lari khusus perempuan yang digelar TP PKK DIY untuk memperingati Hari Kartini, Minggu (21/4/2024). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 600 peserta perempuan ikut serta dalam event Mbok Mlayu, olahraga lari khusus perempuan yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DIY untuk memperingati Hari Kartini, Minggu (21/4/2024).
Mengambil start di Alun-Alun Sewandanan, Mbok Mlayu melombakan tiga kategori rute yakni 10K, 5K dan 2K. Menariknya, untuk rute 10K melewati dan masuk ke area Gembiraloka Zoo. Tidak hanya itu, Event Mbok Mlayu ini juga turut dimeriahkan oleh 20 stand UMKM dari ibu PKK DIY serta Zumba gratis yang terbuka untuk umum.
Wakil Ketua 1 TP PKK DIY, GKBRAA Paku Alam mengatakan, event Mbok Mlayu ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh wanita hebat di Indonesia. Gusti Putri berharap, dengan adanya Mbok Mlayu perempuan dapat terinspirasi untuk menjaga hidup sehat.
“Saya mengharapkan acara ini bisa menjadi pemicu bagi ibu-ibu dan perempuan di DIY untuk terus bergerak karena dengan bergerak kita menjadi sehat. Semoga acara ini berjalan lancar, dan ibu-ibu menjadi lebih sehat. Karena dari tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” ungkap Gusti Putri.
BACA JUGA: Penyelenggara Pemilu Wajib Patuhi Putusan MK, Bawaslu: Kami Harus Siap
Gusti Putri pun menyampaikan, Hari Kartini ini dapat dijadikan momentum sebagai semangat membuka jalan bagi kemajuan perempuan, untuk mewujudkan perempuan yang lebih berdaya. “Jadilah Kartini masa kini yang dapat menginspirasi,” katanya.
Shafira, salah satu peserta lari yang berasal dari Sleman mengaku sangat semangat mengikuti acara ini. Ia mengaku tertarik lantaran acara ini beda dan ingin berpartispasi memeriahkan Event Mbok Mlayu ini. Menurutnya kegiatan ini sangat baik untuk menjadikan para perempuan lebih sehat dan lebih kuat lagi. Ia pun berharap agar Mbok Mlayu ini dapat terus diadakan setiap tahun.
“Event Mbok Mlayu seru sekali karena semuanya perempuan, juga bertepatan dengan Hari Kartini. Acara Mbok Mlayu ini juga sangat rapi ya, mulai dari pendaftaran sampai sekarang. Semoga tahun depan ada lagi,” kata Shafira.
Sementara itu, Intan peserta lari yang berasal dari Bantul juga merasa sangat senang dapat mengikuti acara Mbok Mlayu. Karena menurutnya sangat jarang ada event lari khusus wanita seperti ini. “Seru dan senang sekali bisa ikut Mbok Mlayu ini. Kapan lagi bisa lari bersama para perempuan lintas generasi. Semoga acara seperti ini terus diadakan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kalurahan Pendowoharjo mengajukan usulan pemecatan Dukuh Banyon kepada Bupati Bantul terkait dugaan penggelapan sertifikat tanah warga dan pungli program PTSL.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.