Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Aktivitas kendaraan bermotor JJLS di ruas Girisekar-Planjan di Dusun Sawah, Girisekar, Panggang/Harian Jogja-David kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta menilai Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) memiliki dampak positif dan negatif. Oleh karenanya, ia meminta kepada Kelompok Jaga Warga untuk ikut berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Sebagai di daerah JJLS sangat Retna terjadi gesekan antar warga, kelompok dan lainnya. Selain itu, juga ada potensi kriminalitas maupun kenakalan remaja yang harus dicegah,” kata Sunaryanta saat mengukuhkan Kelompok Jaga Warga di Lapangan Jetis, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul, Rabu (24/4/2023).
Menurut dia, kelompok jaga warga bisa mengambil peran untuk mengurangi risiko dampak negatif dari JJLS. Diharapkan keberadaannya dapat membantu pemerintah dan aparat keamanan untuk menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif dan potensi gesekan yang ada ditekan sekecil mungkin.
BACA JUGA: Ketua Pemuda Muhammadiyah DIY Ramaikan Bursa Calon Wakil Bupati Gunungkidul
“Keamanan di wilayah Gunungkidul utamanya keamanan masing-masing kalurahan merupakan tanggung jawab bersama. Sehingga jaga warga terlantik diharapkan dapat menumbuhkan kembali nilai luhur yang ada di Masyarakat seperti semangat gotong royong,” katanya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, hari ini ada 12 kelompok jaga warga yang terdiri dari 300 orang dikukuhkan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Total kelompok ini berasal dari Kalurahan Jetis dan Kepek, Saptosari. “Di masing-masing padukuhan, setiap kelompoknya ada 25 orang,” kata Edy.
Menurut dia, Kelompok jaga warga memiliki tugas yang cukup luas. Salah satunya membantu pemerintah untuk menyelesaikan konflik di Masyarakat. Selain itu, juga dapat membatu dalam urusan pemerintahan dalam bidang pembangunan dan kemasyarakatan.
“Pembentukannya sesuai dengan amanat Peraturan Gubernur No.28/2021 dan Satpol PP Gunungkidul diberikan tugas membentuk kelompok jaga warga di setiap padukuhan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.