Cek Kesehatan Anak Sekolah Jogja: Karies Gigi Dominan
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Unggahan Okky Madasari mengenai Joko Pinurbo di akun X, Okky Madasari. Istimewa/@okkymadasari
Harianjogja.com, BANTUL—Sastrawan Okky Madasari melawat Joko Pinurbo untuk yang terakhir kalinya di Perkumpulan Urusan Kematian Jogja (PUKJ), Sonosewu, Kasihan, Bantul, pada Sabtu (27/4/2024).
Okky menilai Joko Pinurbo merupakan penyair besar sekaligus guru bagi para pembacanya. Menurutnya karya sastra Joko Pinurbo mampu memotret persoalan masyarakat di Indonesia, termasuk yang terjadi di generasi terkini. Menurutnya, Joko Pinurbo merupakan penyair yang mampu menangkap kegelisahan zaman dan mengutarakan dinamika masyarakat.
"Joko Pinurbo merupakan salah satu penyair besar Indonesia yang harus dibaca karyanya," ujarnya.
Dia menilai karya Joko Pinurbo akan terus relevan dengan perkembangan zaman yang ada. Menurutnya, karya Joko Pinurbo telah menginspirasi penulis muda serta para pembaca karyanya.
"Karya Joko Pinurbo memberi kekuatan, karyanya bisa menjadi teman dalam segala situasi. Karyanya diam-diam juga ada semangat untuk terus melanjutkan hidup dan melakukan perlawanan," imbuhnya.
Baca Juga:
Joko Pinurbo Sempat Menitipkan Pesan Ini lewat Harianjogja.com Dua Tahun yang Lalu
Joko Pinurbo di Mata Tetangga, Low Profile dan Aktif Jadi Pengurus RT
Profil dan Sepak Terjang Joko Pinurbo, Penyair Kenamaan yang Wafat di Usia 61 Tahun
Baginya, Joko Pinurbo merupakan guru, inspirator dan sahabat. Dia mengaku beruntung karena memiliki kesempatan untuk belajar menulis puisi dengan Joko Pinurbo secara langsung sekitar tahun 2011-2012.
"Joko Pinurbo mengajari saya menulis puisi secara langsung. Kami sempat berkorespondensi dalam waktu yang cukup lama," katanya.
Dia mengaku sering berdiskusi dengan Joko Pinurbo mengenai sastra, budaya, puisi dan kehidupan di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
BPKAD Kota Jogja mengimbau warga membayar pajak daerah lewat virtual account agar lebih aman dan terhindar dari modus penipuan.