Dari Limbah Jadi Cuan, Kain Perca Disulap Menjadi Tenun
Perempuan muda dan lansia di DIY serta Klaten mengolah kain perca menjadi tenun dan kerajinan bernilai ekonomi di Rumah Kreatif Tukik.
Unggahan Okky Madasari mengenai Joko Pinurbo di akun X, Okky Madasari. Istimewa/@okkymadasari
Harianjogja.com, BANTUL—Sastrawan Okky Madasari melawat Joko Pinurbo untuk yang terakhir kalinya di Perkumpulan Urusan Kematian Jogja (PUKJ), Sonosewu, Kasihan, Bantul, pada Sabtu (27/4/2024).
Okky menilai Joko Pinurbo merupakan penyair besar sekaligus guru bagi para pembacanya. Menurutnya karya sastra Joko Pinurbo mampu memotret persoalan masyarakat di Indonesia, termasuk yang terjadi di generasi terkini. Menurutnya, Joko Pinurbo merupakan penyair yang mampu menangkap kegelisahan zaman dan mengutarakan dinamika masyarakat.
"Joko Pinurbo merupakan salah satu penyair besar Indonesia yang harus dibaca karyanya," ujarnya.
Dia menilai karya Joko Pinurbo akan terus relevan dengan perkembangan zaman yang ada. Menurutnya, karya Joko Pinurbo telah menginspirasi penulis muda serta para pembaca karyanya.
"Karya Joko Pinurbo memberi kekuatan, karyanya bisa menjadi teman dalam segala situasi. Karyanya diam-diam juga ada semangat untuk terus melanjutkan hidup dan melakukan perlawanan," imbuhnya.
Baca Juga:
Joko Pinurbo Sempat Menitipkan Pesan Ini lewat Harianjogja.com Dua Tahun yang Lalu
Joko Pinurbo di Mata Tetangga, Low Profile dan Aktif Jadi Pengurus RT
Profil dan Sepak Terjang Joko Pinurbo, Penyair Kenamaan yang Wafat di Usia 61 Tahun
Baginya, Joko Pinurbo merupakan guru, inspirator dan sahabat. Dia mengaku beruntung karena memiliki kesempatan untuk belajar menulis puisi dengan Joko Pinurbo secara langsung sekitar tahun 2011-2012.
"Joko Pinurbo mengajari saya menulis puisi secara langsung. Kami sempat berkorespondensi dalam waktu yang cukup lama," katanya.
Dia mengaku sering berdiskusi dengan Joko Pinurbo mengenai sastra, budaya, puisi dan kehidupan di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perempuan muda dan lansia di DIY serta Klaten mengolah kain perca menjadi tenun dan kerajinan bernilai ekonomi di Rumah Kreatif Tukik.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.
Simak tips sehat bagi lansia agar tetap bugar, mandiri, dan terhindar dari risiko cedera melalui aktivitas fisik, nutrisi, dan pemeriksaan rutin.
Hari Kanker Paru Sedunia, AstraZeneca mendorong penguatan navigasi pasien untuk mempercepat diagnosis, rujukan, dan pengobatan kanker paru.
Pieter Huistra menyebut progres PSS Sleman mencapai 70-75%. Fisik pemain 80%, sedangkan taktik 70-75% jelang Super League.