8 Warga Sleman Siap Transmigrasi ke Sulawesi, Tinggal Tunggu Jadwal
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Perbatasan Bantul Gunungkidul./ Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Gunungkidul menegaskan bahwa hari jadi Gunungkidul yang semula 27 Mei berubah menjadi 4 Oktober. Dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Gunungkidul pada Selasa (30/4/2024), Panitia Khusus (Pansus) III DPRD telah memberikan persetujuan formal atas rancangan peraturan daerah (Raperda) hari jadi tersebut.
Kepala Disbud Gunungkidul, Chairul Agus Mantara mengatakan paska penandatanganan nota persetujuan antara DPRD Gunungkidul dengan Bupati maka hari jadi Gunungkidul telah sah berubah menjadi 4 Oktober.
“Kami berencana akan merilis dengan berbagai macam agenda baik budaya maupun olah raga Oktober nanti. Semoga tidak terbentur dengan agenda Pilkada 2024,” kata Agus dihubungi, Rabu (1/5/2024).
Dalam laporan Pansus III DPRD, penelusuran dan pengkajian kembali selama tiga tahun terakhir mengenai sejarah Kabupaten Gunungkidul memunculkan fakta-fakta yang menjadi dasar perubahan hari jadi Gunungkidul.
Pertama, nama Gunungkidul telah disebut sebelum kerajaan Mataram Islam berdiri pada abad 17 sekalipun belum menunjuk pada suatu kesatuan daerah administratif; Kedua, pada tanggal 13 Februari 1755 terjadi perjanjian giyanti yang menyebabkan Mataram Islam pecah menjadi dua bagian yaitu kasunanan dan kasultanan.
BACA JUGA: Begini Sejarah Penetapan Hari Jadi Gunungkidul
Ketiga, pada tanggal 27 September 1830 perjanjian klaten menyepakati batas wilayah kasunanan Surakarta dan kasultanan Yogyakarta yang ditandatangani di Surakarta tanggal 12 Rabiulakhir tahun Dje (jawa) 1758 (1 Oktober 1830) dan di Yogyakarta tanggal 16 Rabiulakhir Tahun Dje (jawa) 1758 (4 Oktober 1830).
Adapun isi perjanjian tersebut adalah kesepakatan bahwa wilayah pajangan dan sukowati masuk wilayah Surakarta hadiningrat sedangkan Mataram dan Gunungkidul masuk wilayah Yogyakarta Hadiningrat.
Berdasarkan kajian sejarah, penandatanganan Perjanjian Klaten di Yogyakarta pada tanggal 4 Oktober 1830 menjadi titik tolak terbentuknya Kabupaten Gunungkidul. Oleh karena itu, Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul dilakukan perubahan dari tanggal 27 Mei menjadi tanggal 4 Oktober.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.