Sleman Gandeng 34 Kampus untuk Perluas Beasiswa Sleman Pintar
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Peserta Beach and Run sedang berlari di kawasan Pantai Krakal, Kalurahan Ngestirejo, Tanjungsari, Gunungkidul, Sabtu (4/5/2024). Acara tersebut digelar untuk mengenalkan peserta kepada destinasi wisata pantai di Gunungkidul dan diharapkan meningkatkan lama tinggal atau long stay wisatawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul menggelar acara beach and run di Pantai Krakal, Kalurahan Ngestirejo, Tanjungsari, Gunungkidul, Sabtu (4/5/2024).
Acara tersebut digelar untuk mengenalkan peserta kepada destinasi wisata pantai di Gunungkidul. Pengenalan destinasi tersebut diharapkan membuat lama tinggal atau long stay wisatawan dapat lebih panjang.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan acara yang didanai dengan dana keistimewaan dengan tematik tata ruang pantai selatan (pansela). Dengan pilihan tersebut, dia berharap para peserta dapat melihat potensi sport tourism.
“Banyak spot yang bisa dinikmati peserta selain Jalur Jalan Lintas Selatan Selatan [JJLS] juga kawasan pasir putih pantai Gunungkidul,” kata Windu dalam keterangan tertulis, Minggu (5/5/2024)
BACA JUGA: Bawaslu Gunungkidul Bukan Pendaftaran Panwascam, Honor Rp2,2 Juta
Potensi tersebut semakin besar karena menurut Windu, para peserta tidak semua berasal dari komunitas lari dan bertujuan menjadi juara. Mereka ikut acara tersebut untuk mencari lokasi baru untuk berolah raga.
Peserta Beach and Run berasal dari berbagai wilayah di Jawa Tengah. Jumlah peserta terbanyak dari Gunungkidul, namun juga banyak wisatawan yang berasal dari Magelang dan Wonosobo. Jumlah pendaftar yang mengikuti acara tersebut mencapai hampir 2.000 orang. Trek lari dibagi dalam dua kategori yaitu jarak 7 kilometer dan 3 kilometer.
“Event ini sudah kami persiapkan sejak empat bulan yang lalu. Beach and Run sengaja kamim gelar saat akhir pekan dan mengambil waktu start sore hari,” katanya.
Setelah berlari pada sore hari, peserta atau wisatawan disuguhkan konser pada malam hari oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul. “Inilah salah satu upaya kami dalam meningkatkan lama tinggal wisatawan,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata Dispar Gunungkidul, Hari Susanto mengaku mayoritas wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Gunungkidul hanya melakukan perjalanan satu hari tanpa menginap atau one day trip.
“Tahun lalu, wisatawan yang menginap hanya 28,59 persen dan tidak menginap 71,41 persen,” kata Hari.
BACA JUGA: Sunaryanta Minta Orang Tua Awasi Anak dari Ancaman Media Sosial
Hal tersebut memengaruhi pengeluaran wisatawan atau spending money di Bumi Handayani yang rendah. Tahun lalu, rata-rata pengeluaran wisatawan dalam satu hari hanya mencapai Rp242.832. Jumlah itu terpaut jauh dari spending money di Kabupaten Sleman dan Jogja yang dapat menyentuh Rp1 juta.
Pada tahun yang sama, pasar wisata di Gunungkidul sebanyak 39,83% berasal dari Jawa Tengah. Hal ini dapat juga dilihat pada kepesertaan Beach and Run 2024. Peserta acara tersebut merambah hingga Magelang dan Wonosobo.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan acara Beach and Run mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat meski baru pertama digelar. Dia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin.
“Seluruh kepala OPD saya bawa ke sini untuk olah raga. Event ini bagus dan tahun depan saya berharap digelar kembali dengan pendanaan dari danais,” kata Sunaryanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun, tarif Rp8.000 dan jadwal keberangkatan pagi hingga malam.
Investor kripto Indonesia dinilai makin rasional dan tak lagi sekadar FOMO. Literasi blockchain dan strategi investasi mulai meningkat.
Menlu Sugiono menjelaskan alasan Presiden Prabowo tetap berkunjung ke Prancis saat Iduladha untuk memenuhi undangan Macron.
Penjualan tiket kereta KAI selama libur Iduladha 2026 menembus 911 ribu tiket. Yogyakarta hingga Bandung jadi tujuan favorit penumpang.
Seorang pria di Salatiga meninggal dunia diduga akibat serangan jantung saat membantu proses kelet sapi kurban di Masjid Darul Solikhin.