Penataan Pantai Sepanjang Butuh Rp16 Miliar, Pemkab Ajukan Danais
Penataan Pantai Sepanjang Gunungkidul masih berlanjut. Pemkab membutuhkan sekitar Rp16 miliar untuk jalan, kios, trotoar, dan parkir.
Sebuah mobil pengunjung terlihat masuk ke objek wisata Tebing Breksi di Kalurahan Sambirejo, Prambanan. Destinasi wisata bekas aktivitas penambangan ini menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Kabupaten Sleman. foto diambil 11 Maret 2024. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata Sleman mencatat di catur wulan pertama 2024 ada kunjungan wisata sebanyak 1.994.445 jiwa. Jumlah kunjungan masih didominasi dengan tujuan ke Kawasan Lereng Merapi dan wisata candi.
Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto mengatakan, tahun ini menargetkan kunjungan wisata sebanyak 7,5 juta jiwa. Pihaknya optimistis bisa terlampaui dengan mengacu catatan kunjungan di empat bulan pertama di 2024.
Menurut dia, hingga akhir April jumlah pengunjung yang datang ke Sleman sebanyak 1.994.445 jiwa. Dari sisi prosentase, jumlah ini sudah terpenuhi sekitar 26,59% dari target kunjungan yang ada. “Pasti bisa terpenuhi karena sektor wisata Sleman dapat tumbuh dengan baik,” kata Kus Endarto, Minggu (5/5/2024).
Selain durasi waktu yang masih lama, keyakinan ini juga tidak lepas adanya sejumlah momen seperti liburan anak sekolah, libur akhir tahun yang diprediksi akan mendongkrak tingkat kunjungan. Bahkan penerimaan mahasiswa baru atau pelaksanaan wisuda di perguruan tinggi di Kabupaten Sleman juga akan meningkatkan kunjungan wisata.
“Ada juga kegiatan skala nasional maupun internasional yang digelar di 2024. Contohnya, Westlife bakal manggung di Candi Prambanan di Juni mendatang, terus ada Asean Sports Day. Kami juga sudah menyiapkan kaleder event yang siap mendongkrak kunjungan wisata,” katanya.
Disinggung mengenai sebaran kunjungan wisata, Kus Endarto mengakui, kawasan utara, khususnya destinasi di sekitaran Lereng Merapi masih mendominasi. Pasalnya, berdasarkan catatan kunjungan tersebut, mampu menyumbang sebanyak 44,15% pada kunjungan dari Januari sampai April.
“Untuk berikutnya ada sisi timur dengan destinasi wisata candi mampu menyumbang sebesar 43,32%. Sedangkan untuk sisi Tengah mampu menyumbang 8,89% dan sektor barat sebesar 3,64%,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid mengatakan, target kunjungan wisata di 2024 sebanyak 7,5 juta orang. Untuk mencapainya, tidak hanya sebatas daya Tarik dari destinasi wisata. Pasalnya, juga ada even dan kegiatan yang bisa menarik minat pengunjung untuk datang ke Sleman. “Mudah-mudahan bisa menarik pengunjung untuk datang ke destinasi wisata di Sleman,” kata Ishadi.
Kegiatan wisata yang diselenggarakan sepanjang 2024 ada sekitar 120 even. sembilan event skala lokal, 12 event skala nasional dan sepuluh event skala internasional. Untuk kategorinya ada MICE sebanyak 40 event, festival 34 event, event budaya dan musik sebanyak 23 event, sport event sebanyak 17 event, dan event keagamaan sebanyak 7 event.
“Dari ratusan even yang dipersiapkan ada yang menjadi unggulan seperti Upacara Adat Labuhan Merapi [diselenggarakan Februari], Sleman Temple Run [November], dan Barata XXXIX [Desember],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penataan Pantai Sepanjang Gunungkidul masih berlanjut. Pemkab membutuhkan sekitar Rp16 miliar untuk jalan, kios, trotoar, dan parkir.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.