Gaji ASN dan PPPK Pemkot Jogja Aman hingga Akhir Tahun
Pemkot Jogja memastikan pembayaran gaji ASN dan PPPK hingga akhir 2026 aman dengan dukungan DAU dan PAD yang melampaui target.
Little Tokyo (Litto)./Instagram
Harianjogja.com, BANTUL—Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi bandara internasional satu-satunya di DIY dan Jateng. Hal ini diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bantul.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul pun mendorong penginapan dan destinasi wisata di Bantul meningkatkan kapasitas SDM dan fasilitas untuk menarik minat wisatawan mancanegara.
Ketua PHRI Bantul, Yohanes Hendra memperkirakan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke beberapa daerah di DIY, termasuk Bantul akan meningkat dengan pencabutan status beberapa bandara tersebut. Menurutnya, dengan potensi alam dan budaya Bantul yang beragam, dinilai mampu menarik minat wisatawan mancanegara.
Meski begitu, menurut Hendra, penginapan dan destinasi wisata di Bantul perlu meningkatkan standar pelayanannya. Dia mendorong penginapan dan destinasi wisata di Bantul didorong tingkatkan clean, health, safety, and environment (CHSE) untuk menarik minat wisatawan.
Berdasarkan catatan PHRI Bantul, jumlah penginapan dan destinasi wisata di Bantul yang memiliki sertifikasi SNI 9042:2021 terkait CHSE masih minim.
Dia pun mendorong agar penginapan dan destinasi wisata di Bantul mengurus sertifikasi CHSE untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing di Bantul. “Saat ini hanya ada di Little Tokyo, Restoran Pondok Bakaran Manding, dan di beberapa guest house dan destinasi [wisata] yang kurang dari 10 persen,” ujar Ketua PHRI Bantul, Yohanes Hendra, Minggu (5/5/2024).
BACA JUGA: Daftar Terbaru 17 Bandara Internasional di Indonesia
Menurutnya bagi wisatawan mancanegara kenyamanan menjadi pertimbangan utama untuk berkunjung. Sehingga dengan peningkatan standar pelayanan tersebut, wisatawan mancanegara akan mempertimbangkan untuk berkunjung ke Bantul.
Selain itu, menurut Hendra penginapan dan destinasi wisata di Bantul perlu meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meningkatkan pelayanannya. Menurutnya, pelaku wisata di destinasi wisata perlu dibekali dengan kemampuan bahasa asing, misalnya Bahasa Inggris.
Dia menilai peningkatan fasilitas penginapan dan destinasi wisata juga diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan mancanegara. Dia pun mendorong pelaku wisata melakukan promosi pariwisata di Bantul ke berbagai event internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja memastikan pembayaran gaji ASN dan PPPK hingga akhir 2026 aman dengan dukungan DAU dan PAD yang melampaui target.
Sophia Laforteza mengumumkan hiatus sementara dari KATSEYE demi fokus pada kesehatan mental. HYBE menyebut kondisi sang idol akan dievaluasi kembali.
Sharp Aquos Wish6 resmi diperkenalkan, HP entry-level dengan AI pendeteksi panggilan penipuan, layar 120 Hz, baterai 5.000 mAh, kamera 50 MP. Rilis September 20
Media Vietnam Soha menyebut Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026 dengan cara mengecewakan setelah gagal mengalahkan Singapura dan finis di posisi ket
Tim Paul Walker bantah isu penjualan Toyota Supra 1998 di Furious 7. Putri Paul, Meadow, masih miliki mobil. Saat ini dipamerkan di Petersen Museum hingga 2027.
CEO JPMorgan Jamie Dimon peringatkan bank soal ancaman AI Mythos yang bisa bobol perusahaan tanpa kendali. ACI gaet 40+ perusahaan lindungi infrastruktur kritis