Tedhak Siten di Tegalrejo Jadi Media Kenalkan Nilai Luhur Jawa
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Panen padi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul bersama Polres Bantul akan memanfaatkan lahan wedi kengser untuk pertanian. Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Bantul.
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo menyampaikan pihaknya tengah mencari tanah bero yang belum dimanfaatkan untuk pertanian. Dia menuturkan saat ini 7 hektare lahan yang telah dibuat demplot untuk pertanian. "Saat ini lahan tersebut tengah diolah di Ngentak, Poncosari, Srandakan. Harapannya awal Juni [2024] kami tanam perdana," katanya, Selasa (15/4/2024).
Nantinya, lahan wedi kengser tersebut akan diolah oleh masyakat setempat. Pihaknya akan memberikan pupuk dan pompa air dari pemerintah pusat ke petani di sana.
Dia menuturkan pihaknya mendorong petani untuk menanam tanaman pangan padi dan jagung yang sesuai karakteristik tanah.
Sementara menurut Joko, proses pengolahan lahan wedi kengser didukung oleh Polres Bantul. "Pihak kepolisian yang membantu pengolahan wedi kengser," katanya.
Sementara Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menyampaikan penanaman lahan pertanian tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Bantul. Saat ini pihaknya baru mendapatkan 6 hektare lahan dari total target lahan yang akan diolah mencapai 30 hektare. "Kami masih koordinasi dan mencari lahan yang perlu dan dapat ditanami," ujarnya.
BACA JUGA: WEDI KENGSER : Warga Penggarap Lahan Minta Perlindungan Bupati
Menurut Jeffry, penanaman lahan tersebut akan melibatkan kelompok tani setempat. Sementara hasil panennya akan dimanfaatkan pula oleh masyarakat setempat.
"Ini bukan bisnis, tujuan utamanya bukan mencari untung, tetapi kami berupaya memanfaatkan lahan kosong untuk memperbanyak lahan pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan di Bantul, syukur bisa ke luar Bantul," ujarnya.
Dia menuturkan pihaknya akan membantu petani dalam proses pembukaan lahan, pengolahan tanah, pembuatan sumur dan irigasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
DKPP menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Anggota KPU RI Parsadaan Harahap terkait penggunaan helikopter saat pelantikan KPPS di Cianjur.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan penertiban gula rafinasi untuk melindungi petani tebu dan mempercepat target swasembada gula.
Dua mesin diesel milik petani di Bulak Dobangsan, Wates, Kulonprogo dicuri. Korban merugi Rp3,5 juta, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi prihatin atas OTT Bupati Pemalang. Pemprov menunggu status hukum KPK sebelum menunjuk Plt bupati.
GoTo mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.