Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 1.253 calon haji asal Sleman berpamitan dengan Bupati Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Danang Maharsa di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (17/5/2024). Diharapkan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci untuk terus menjaga Kesehatan.
Kepala Kemenag Sleman, Sidik Pramono mengatakan, total ada 1.253 calon haji asal Sleman. Jumlah ini ada tambahan dikarenakan di kuota awal hanya 1.133 orang.
“Yang menentukan Kemenag DIY. Memang ada tambahan, tapi belum mengecek penambahan karena apa,” kata Sidik, Jumat siang.
Dia menjelaskan, Jemaah yang berangkat di tahun ini telah menunggu antrean kurang lebih selama 12 tahun. Pasalnya, yang diberangkatkan merupakan warga yang mendaftar di 2011, 2012 dan 2013.
BACA JUGA: Pesawat Terkendala Teknis, Penerbangan Jemaah Calon Haji Kloter 5 Makassar Terpaksa RTB
Sidik mengungkapkan, keberangkatan terbagi dalam enam kloter. Yakni, Kloter 48 dengan jumlah calon jamaah haji sebanyak 353 orang dan 7 orang petugas haji, dijadwalkan masuk Asrama Haji Donohudan pada 24 Mei 2024.
Kemudian, kloter 50 dengan jumlah calon jamaah haji sama dengan kloter sebelumnya yaitu 353 orang dan 7 orang petugas haji, dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 25 Mei 2024. Di tanggal yang sama juga calon jamaah haji kloter 53 dengan jumlah 354 orang dijadwalkan masuk Asrama Haji Donohudan.
Selanjutnya, sebagian calon jamaah haji Sleman masuk ke dalam kloter 54 yang berjumlah 112 orang bergabung dengan calon jamaah dari Kabupaten lainnya dan dijadwalkan masuk Asrama Haji pada tanggal 26 Mei 2024. Begitu juga untuk calon jamaah haji sleman di kloter 81 dengan jumlah 41 orang, bergabung dengan calon haji asal Kota Jogja dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 2 Juni 2024.
“Untuk terakhir masuk di Kloter 100 akan masuk ke Asrama Haji pada 9 Juni mendatang,” katanya.
Dia berharap kepada Jemaah untuk menjaga Kesehatan. Pasalnya, suhu di Tanah Suci bisa mencapai 45-50 derajat Celsius.
“Dehidrasi harus dihindari dan setiap Jemaah diminta membawa alat pelindung seperti masker, kacamata hingga payung. Kepada Jemaah, juga diminta jangan lupa minum air minimal tiga teguk setiap sepuluh menit sekali,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyambut baik pamitnya calon jemaah haji asal Sleman. Ia menyebut keberangkatan merupakan awal dari rangkaian perjalanan ibadah haji dengan niat mengharap ridho Allah SWT semata. Ia juga meminta kepada Jemaah menjaga Kesehatan karena kondisi di Tanah Suci berbeda jauh dengan di kampung halaman.
“Niatkan hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Yang tak kalah penting, Kesehatan harus terus dijaga,” kata Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.