Polresta Sleman Tangkap Pelaku Begal Sadis di Pakem
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Bupati dan wakil bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa. - Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Nama Bupati petahana, Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa resmi meramaikan bursa bakal calon bupati di penjaringan PDIP Sleman. Sama-sama berebut rekomendasi dari partai berlambang banteng, Kustini ungkap kans berduet kembali dengan Danang Maharsa di Pilkada mendatang.
Secara umum, Kustini belum tahu apakah nanti akan kembali diduetkan dengan Danang Maharsa atau dengan calon lain gelaran Pilkada nanti. Terlebih, pasangannya di pemerintahan tersebut juga membidik posisi bakal calon bupati di penjaringan PDIP Sleman.
"Kami belum tahu [duet atau tidak], karena pak Danang juga nyalon sebagai bupati dan ada calon lain juga dari PDI Perjuangan. Jadi kita enggak tahu nanti keputusan dari DPP [PDIP]," kata Kustini pada Jumat (17/5/2024) sore usai mengumpulkan berkas penjaringan di Kantor DPC PDIP Sleman.
Meski belum tahu apakah akan dipasangkan kembali dengan Danang Maharsa atau tidak, Kustini punya pandangannya sendiri akan sosok Danang. Bagi Kustini sosok Danang Maharsa adalah pribadi yang memiliki potensi, sehingga tidak salah dia maju sebagai bakal calon bupati di penjaringan PDIP Sleman.
"Dia potensi sekali dan dia selama ini karena memang kader dari PDIP, tidak salah kalau memang maju bupati," katanya.
Kustini membeberkan hubungannya dengan Danang masih mesra di pemerintahan serta menepis adanya keretakan di antara keduanya. Baik Kustini maupun Danang disebut masih bekerja sesuai tupoksinya masing-masing.
"Ya mesra sebagai pemerintahan. Kan memang ada tupoksi sendiri-sendiri, Bupati tupoksi ini, mas Danang tupoksinya kemiskinan dan ke sosial. Jadi kita sendiri-sendiri tupoksinya, ini kita idak ada retakan tidak ada, selama ini kita komunikasi baik," tegasnya.
Kendati masih mesra dan menjalin komunikasi dengan baik, keputusan berduet Danang disebut Kustini ada di tangan DPP. "Kalau memang itu komunikasi politik jadi apa tidak, keputusan DPP semuanya," ujarnya.
Saat ditanya apakah punya tokoh incaran sebagai pendampingnya di Pilkada nanti, Kustini menilai pencarian bakal calon Wakil Bupati masih dalam proses. Komunikasi antar partai terus dijalin untuk membuka potensi pintu koalisi di Pilkada nanti.
"Kami proses, kan enggak tahu dari partai lain, kita komunikasi dengan partai lain, kita enggak tau nanti partai lain pakai siapa kan enggak tau. Tapi kita dari PAN kan kita [nyalon] Bupati, jadi kita ke sini [PDIP] daftarnya juga Bupati dan tadi PKB juga Bupati. Jadi kalau koalisi nanti tergantung partai yang kita usung siapa nanti yang koalisi dengan kami," ungkapnya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa sebelumnya mengungkapkan komunikasinya dengan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo masih berjalan baik. Dia menambahkan bila dirinya maupun Kustini sama-sama memberi ruang dan kesempatan yang sama. Lebih-lebih dari kacamata Danang pilihan untuk maju dalam kontestasi Pilkada adalah hak masing-masing warga negara.
"Kalau selama ini komunikasi kita sangat baik, nyaman dan kami juga memberikan ruang dan kesempatan sama-sama juga. Silahkan mau maju seperti apa, kan ini hak juga, hak sebagai kita warga negara, jadi enggak ada masalah kalau itu sebenarnya," kata Danang pada Kamis (8/5/2024) di Kantor DPC PDIP Sleman.
Danang juga menegaskan bila kerja samanya dengan Kustini juga masih berjalan secara baik di tataran pemerintahan. "Itu masih kita laksanakan secara baik, karena bagaimana pun juga, ketugasan saya itu masih sebagai Wakil Bupati," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
KAI Daop 6 Yogyakarta menyediakan Wi-Fi gratis di 33 stasiun dengan kecepatan hingga 400 Mbps. Simak daftar stasiun yang mendapat fasilitas
Sebanyak 100 pamong kalurahan Sleman purna tugas pada 2026. Pengisian jabatan dilakukan bertahap sesuai waktu kekosongan.
AESI mendorong optimalisasi lahan untuk mengejar target PLTS 100 GW dengan skema bertahap, termasuk rooftop dan pembangkit skala besar.
Kemenhub memperluas ETLE Hub ke 51 titik untuk mengawasi angkutan barang dan mengejar target zero ODOL pada 2027.
Puslabfor Bareskrim Polri menemukan 30 item senjata, amunisi, dan sparepart saat olah TKP sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.