Wisatawan Naik, Uang Masuk Melambat: Fenomena Baru Pariwisata Sleman
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Beberapa orang dengan pakaian jawa sedang mengikuti rangkaian kirab budaya Gereja Kristen Jawa Wonosari, Wonosari, Gunungkidul, Sabtu (18/5/2024). Kirab tersebut merupakan agenda rutin sejak 2006 dengan tujuan mengucap syukur atas berkat Tuhan. Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gereja Kristen Jawa (GKJ), Wonosari, Gunungkidul menggelar kirab budaya hasil tani dan lainnya di Padukuhan Gadungsari, Wonosari, Wonosari, Sabtu (18/5/2024). Kirab ini juga menjadi dukungan gereja juga terlibat dalam upaya pelestarian kebudayaan lokal.
Ketua Penyelenggara Kirab GKJ Wonosari, Kuswanto menjelaskan tidak hanya hasil pertanian yang diarak, ada juga hasil dari pekerjaan lain seperti bahan pokok.
“Jadi kalau jemaat yang berprofesi sebagai wiraswasta ya bawa bahan pokok untuk diarak. Kami bikin semacam gunungan,” kata Kuswanto.
Dia menambahkan barang-barang yang diarak yang berasal dari jemaat gereja akan diserahkan kepada pendeta. Barang-barang tersebut akan dilelang oleh panitia pada Minggu (19/5/2024) pagi.
Baca Juga
Rayakan Usia Seabad Lebih, GKJ Gondokusuman Gelar Bakti Sosial
Sambut Paskah, GKJ Wonosari Siapkan 4 Ritual
NATAL 2013 : GKJ Wonosari Rayakan Natal dengan Pagelaran Wayang Kulit
Kuswanto menjelaskan kirab budaya tersebut, pada intinya merupakan wujud ungkapan syukur jemaat GKJ Wonosari atas Rahmat yang Tuhan berikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kesehatan. Kirab yang merupakan agenda rutin sejak 2006 itu sempat terhenti ketika Covid-19 melanda.
Menurut Kuswanto, kirab itu juga menjadi dukungan terhadap pelestarian kebudayaan di Gunungkidul. Gereja perlu dikembangkan menjadi gereja yang berbudaya dan tranformatif. Sebab itu, kirab tersebut juga diikuti oleh warga non-kristiani.
Rute yang dilewati kirab tersebut mulai dari Jl. KH Agus Salim, Jl. Sumarwi, Jl. Kolonel Sugiyonno atau depan Dinas Kesehatan Gunungkidul, dan kembali lagi ke GKJ Wonosari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Trump menolak Rusia dan China kelola uranium Iran. Ketegangan nuklir memanas di tengah negosiasi AS-Iran yang belum menemui titik temu.
Daftar event Jogja 29–31 Mei 2026, mulai konser musik, pameran seni, hingga event lari dan budaya. Cek jadwal lengkapnya di sini.
Sinopsis Badut Gendong, film horor terbaru semesta Qodrat. Kisah tragis berubah jadi teror. Tayang di bioskop mulai 27 Mei 2026.
Jadwal lengkap 7 laga Piala Dunia 2026 di Stadion Houston. Dari fase grup hingga 16 besar, simak detailnya di sini.
Sulit rutin olahraga? Ahli ungkap kunci utamanya bukan disiplin, tapi fleksibilitas. Simak tips mudah agar tetap konsisten.