Nelayan Bantul Kembali Melaut, Gelombang 4 Meter Mengintai
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Petugas BPBD, Tim SAR Distrik Bantul, dan Polres Bantul mengevakuasi korban kecelakaan di Jl. Imogiri, Panggang, Dusun Lanteng, Selopamioro, Imogiri, pada Minggu (21/4/2024). (Dok. Polres Bantul)
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan DIY kembali menekankan soal pentingnya memastikan keselamatan dan keamanan angkutan selama bepergian atau berlibur ke luar daerah. Terutama, menjelang memasuki masa libur sekolah pada akhir Juni mendatang.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan DIY Sumariyoto mengatakan, masyarakat sebenarnya bisa melakukan pengecekan secara mandiri terhadap armada bus saat hendak bepergian jauh. Langkah awal ini disebutnya bisa menjadi semacam antisipasi dan upaya kehati-hatian dari para penumpang.
BACA JUGA: Bus Rombongan Wisatawan Asal Purwomartani Kalasan Sleman Alami Kecelakaan di Karanganyar
"Silakan sebelum berwisata atau pergi ke luar daerah bisa dicek dulu kesiapan kendaraan melalui aplikasi mitra darat," katanya, Selasa (4/6/2024).
Mitra darat merupakan layanan berupa aplikasi smartphone yang dirilis secara resmi oleh pihak Kementerian Perhubungan. Melalui aplikasi itu masyarakat dapat melakukan pengecekan informasi laik jalan kendaraan, tracking bus yang terintegrasi dan informasi mengenai peta mudik.
"Cara cek laik jalan atau tidak sebuah kendaraan itu tinggal memasukkan nomor polisi kendaraannya nanti akan tercantum penjelasan terkait masa kartu uji kelaikan dan informasi kelengkapan lain," katanya.
Oyot, sapaannya menyebutkan bahwa petugas Dishub DIY tentu tidak bisa mengecek secara langsung semua kendaraan angkutan yang masuk ke wilayah setempat. Maka, sebagai antisipasi awal masyarakat atau penumpang bisa melakukan tindakan pengecekan itu agar insiden yang tidak diinginkan tak terjadi.
"Maka saya mohon kerja sama masyarakat ikut bersama-sama untuk mengecek, karena kami juga tidak bisa kalau mengecek satu-satu secara keseluruhan," ujarnya.
Akan tetapi, semaksimal mungkin kata dia petugas Dishub DIY tetap memastikan bahwa kendaraan yang masuk dan keluar terutama angkutan bus diperiksa dengan saksama. Pengawasan itu bahkan sudah dilakukan rutin sejak Lebaran lalu dan berlanjut pada menjelang masa liburan sekolah mendatang.
"Tidak hanya kelaikan kendaraan saja melainkan juga pada perizinan serta kru angkutan itu sendiri," katanya.
Ada stiker penanda yang diberikan terhadap kendaraan yang sudah melewati pemeriksaan petugas dan dinilai aman bagi penumpang. Namun bagi kendaraan yang tidak lolos pengecekan akan diminta untuk memperbaiki kekurangan yang masih ditemui oleh petugas Dishub DIY.
"Satu bulan terakhir ini kami juga tengah menggencarkan penegakan hukum terhadap kendaraan bermotor, angkutan jalan dan bus pariwisata untuk meningkatkan keselamatan," jelasnya.
Adapun sejumlah kelengkapan kendaraan yang dicek meliputi perlengkapan utama kendaraan dan perlengkapan administrasi. "Karena yang menjamin kesalamatan ditentukan dari dua hal itu. Kami tidak bisa dilapangan cek seberapa ketangguhan remnya, karena tidak bawa alat. Kalau sudah dibuktikan dengan laik uji ya dianggap itu sudah aman," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.