Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Ilustrasi investasi - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Investasi yang masuk ke Sleman mendorong penyerapan tenaga kerja di Bumi Sembada. Hingga triwulan pertama 2024 sudah ada penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.268 orang.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman, Triana Wahyuningsih mengatakan, iklim investasi di Sleman tumbuh dengan baik. Hal itu terlihat di triwulan pertama 2024 yang nilainya mencapai Rp312,9 miliar.
Ia pun optimistis target pertumbuhan senilai Rp1,2 triliun di tahun ini bisa terpenuhi. “Untuk sektornya masih didominasi Perusahaan dalam negeri di bidang transportasi Gudang telekomunikasi, tekstil, perumahan perhotelan dan lainnya,” kata Triana, Kamis (6/6/2024).
Menurut dia, keberadaan investasi tidak hanya memacu pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, berkat modal yang dikucurkan oleh investor juga berperan dalam upaya mengurangi penggangguran.
Triana tidak menampik dari investasi di triwulan pertama ini ada penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.268 orang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari investasi yang berasal dari modal asing maupun milik dalam negeri.
“Kami yakin investasi di Sleman dapat terus tumbuh dengan baik,” katanya.
Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta mengatakan, trend investasi yang tumbuh dengan baik harus terus dijaga. Menurut dia, kepercayaan investor yang menanamkan modalnya di Sleman tidak lepas dari situsasi dan kondisi di Sleman yang kondusif.
“Investasi bisa jadi kunci utama untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. Jadi, harus benar dijaga dan ditingkatkan secara berkala. Tapi, agar bisa mewujudkannya juga harus didukung kebijakan melalui regulasi khususnya kemudahan perizinan, dukungan infrastruktur dan lainnya,” kata Haris.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca di Jogja Jumat 7 Juni 2024, Mayoritas Langit di DIY Cerah Berawan
Dia juga berharap kepada investasi juga memberikan andil dalam upaya menyejahterakan warga di Sleman. Oleh karenanya, pemkab harus bisa memastikan program atau kegiatan yang dilakukan investor dapat memberikan dampak dari sisi ekonomi bagi warga sekitar.
“Salah satunya adalah penyerapan tenaga kerja. Ini penting agar warga tidak hanya jadi penonton sehingga harus dilibatkan didalamnya,” kata Haris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
I.League resmi rilis jadwal musim 2026/2027. Super League dimulai 4 September. Simak info League Cup terbaru untuk menambah jam terbang pemain di sini.
Menkeu Purbaya targetkan rupiah menguat ke Rp15.000 lewat intervensi obligasi dan kebijakan DHE SDA mulai Juni 2026.
Google I/O 2026 sorot Gemini Spark yang justru didemokan di iPhone 17 Pro, memicu spekulasi strategi dan kerja sama Apple.
Urgensi Pembentukan TIMPORA Bantul sebagai Wujud Nyata Semangat Imigrasi untuk Rakyat
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.