6 Anak di Sleman Terpapar Radikalisme, Kesbangpol Lakukan Asesmen
Kesbangpol Sleman mengasesmen enam anak yang terpapar radikalisme hingga 14 hari untuk mengetahui tingkat keterpaparan dan menentukan penanganan yang tepat.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta - ist/Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Sunaryanta telah mengembalikan formulir/ dokumen fisik pendaftaran sebagai calon kepala daerah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Gunungkidul.
Ketua DPC PKB Gunungkidul, Sutiyo mengatakan Sunaryanta mengembalikan formulir tersebut pada awal Juni 2024. Sunaryanta juga telah mengikuti pembekalan oleh Ketua Umum PKB di Semarang, Kamis (6/6/2024).
BACA JUGA: Resmi! Susul Golkar, Gerindra Dukung Khofifah-Emil Maju di Pilgub Jawa Timur
Pembekalan itu mengarah pada komitmen calon untuk mengedepankan kepentingan masyarakat. “Harus pro rakyat,” kata Sutiyo dihubungi, Jumat (7/6/2024).
Sutiyo menambahkan setelah pembekalan, PKB akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (UKK). Hasil UKK dan survei nantinya akan menentukan arah dukungan PKB dalam Pilkada di setiap kabupaten/kota di Indonesia.
Sejauh ini, Sunaryanta tercatat telah mendaftar di dua partai politik. Satu lainnya yaitu DPD Partai Golkar. Partai berlambang pohon beringin ini bahkan telah menurunkan surat penugasan ke Sunaryanta, termasuk juga ke Sutrisna Wibawa.
Hanya, Sutrisna Wibawa lebih memilih mendaftar ke Partai Nasdem menyusul keanggotaan resminya sebagai kader. Belum lama ini, Partai Nasdem bersama Gerindra dan PKS juga mendeklarasikan koalisi untuk mengusung Sutrisna Wibawa dan Sumanto.
BACA JUGA: Seorang Pemancing Ditemukan Meninggal di Sungai Kaligawe Prambanan
Ketua DPC Partai Gerindra Gunungkidul, Purwanto mengklaim DPC PKB kemungkinan besar akan bergabung dalam koalisi.
Klaim itu ditampik Sutiyo. Menurut dia, klaim tersebut sah-sah saja. “Hingga saat ini, PKB masih solid berkoalisi dengan Golkar,” kata Sutiyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Sleman mengasesmen enam anak yang terpapar radikalisme hingga 14 hari untuk mengetahui tingkat keterpaparan dan menentukan penanganan yang tepat.
Kabut asap karhutla menyelimuti enam wilayah Sumbar akibat kiriman dari provinsi tetangga. Warga diminta memakai masker dan membatasi aktivitas luar.
Cuaca DIY 25 Agustus 2026 diprediksi cerah. BMKG mengingatkan warga mewaspadai panas dan risiko kebakaran lahan.
PWI DIY bersama Tim Ad Hoc menemui Bupati Bantul untuk mendorong pengusulan wartawan Udin sebagai Pahlawan Nasional.
Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW bermula beberapa abad setelah wafatnya Rasulullah dan berkembang menjadi tradisi umat Islam di Indonesia.
Pakar ULM mengingatkan bahaya kabut asap karhutla dan membagikan enam langkah melindungi diri dari paparan PM2.5.