Kelurahan Cokrodiningratan Jogja Jadi Tempat Kegiatan PPK Mahasiswa UAD

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Sabtu, 15 Juni 2024 23:07 WIB
Kelurahan Cokrodiningratan  Jogja Jadi Tempat Kegiatan PPK Mahasiswa UAD

Pihak Kelurahan Cokrodiningratan menghadiri Penerjunan Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) yang Lolos Pendanaan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Tahun 2024, di UAD, Selasa (11/6/2024). - ist/Kelurahan Cokrodiningratan

Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Kota Jogja, masuk sebagai salah satu dari 16 Desa/Kelurahan yang akan menjadi tempat Kegiatan Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Universitas Ahmad Dahlan yang akan mendapatkan pendanaan dari Direktorat Jenderal Pembelajaran Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti) 2024.

Sebanyak 16 PPK Ormawa UAD berhasil menerima dana dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti. Selain Kelurahan Cokrodiningratan, di Kota Jogja yang juga menjadi lokus Kegiatan PPK Ormawa UAD pendanaan Kemendikbudristek adalah Kelurahan Purbayan dan Kelurahan Notoprajan.

Lurah Cokrodiningratan, Andityo Bagus Baskoro, mengatakan sangat senang dan bahagia sekali atas kehadiran PPK Ormawa UAD. Dalam program ini, tim PPK Ormawa UAD akan berada di Kelurahan Cokrodiningratan selama Juni hingga November 2024

“Harapannya agar keberadaan para mahasiswa yang nantinya berada di wilayah Kelurahan Cokrodiningratan bisa membantu Kelurahan Cokrodiningratan dalam hal pemberdayaan masyarakat khususnya terkait dengan pariwisata yang sedang digencarkan oleh Pemerintah Kota Jogja maupun DIY,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Hal ini sesuai dengan topik yang diangkat oleh HMPS Pendidikan Biologi, Ormawa UAD yang ditempatkan di Cokrodiningratan, yaitu Pemberdayaan Masyarakat Lembah Code di Kelurahan Cokrodiningratan Melalui Sekolah Sungai Berbasis ENDLY Smart Education Menuju Kampung Wisata Ramah Lingkungan.

BACA JUGA: KLKH Memperkirakan 608 Ton Sampah Plastik Muncul dari Pembagian Daging Kurban

Topik ini dirasa tepat untuk diterapkan karena sebagaimana diketahui bersama bahwa Kelurahan Cokrodiningratan sendiri dengan keberadaan Kampung Wisata Cokrodiningratan (KASANINGRAT) memiliki branding untuk tiga kampung yang ada di Kelurahan Cokrodiningratan.

“Kampung Cokrodiningratan dengan branding sebagai Kampung Kerajinan dan Kuliner, kemudian Kampung Jetisharjo dengan branding sebagai Kampung Ecotourism dan yang terakhir Kampung Cokrokusuman dengan branding Kampung Seni dan Budaya,” ungkapnya.

Selain itu, keberadaan Sungai Code yang berdekatan dengan Kawasan Sumbu Filosofi Jogja yang dengan sah diterima sepenuhnya tanpa sanggahan menjadi Warisan Budaya Dunia sesuai dokumen penetapan WHC 2345.COM 8B. 39 tanggal 18 September 2023, menjadikan Sungai Code sebuah aset tersendiri bagi Kelurahan Cokrodiningratan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Gatot Sugiharto, menuturkan selama tiga tahun PPK Ormawa berjalan, UAD tidak pernah absen dari program baik ini. “Selama berjalan, UAD telah bermitra dengan desa-desa yang ada di Kabupaten Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, dan Sleman,” ujarnya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online