Mini Museum PSS Sleman Sajikan Nostalgia 50 Tahun Super Elja
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Gusti Randa./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN -- Bertengger di posisi papan bawah Liga 1 2023/24 membuat manajemen PSS Sleman melakukan persiapan lebih matang untuk berlaga di musim yang akan mendatang. Keseriusan ini ditunjukkan dengan alokasi anggaran belanja dua kali lipat ketimbang musim lalu.
Mengusung target yang lebih tinggi dari akhir musim lalu, membuat membuat PSS akan menaikkan nilai belanja pemain dan pelatih hingga dua kali lipat pada bursa transfer kali ini. Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Gusti Randa menjelaskan keputusan untuk menggandakan nilai belanja pemain ini tak lepas dari posisi Super Elja yang berada di peringkat 13 pada musim lalu. Kini, dengan gelontoran dana yang berlipat ganda, target enam besar di musim depan dinilai realistis oleh manajemen PSS.
"Melihat prestasi di musim lalu dengan berada di posisi 13, maka secara matematika akan sangat realistis jika kita menargetkan enam besar dengan nilai belanja dua kali lipat. Tapi kembali, pemain seperti apa yang harus kita datangkan dengan nilai segitu," kata Gusti pada Sabtu (15/6/2024) di Omah PSS, Sleman.
BACA JUGA: Tampung Keresahan, Manajemen PSS Gelar Petemuan Perwakilan Suporter
BACA JUGA: Regulasi Delapan Pemain Asing Diterapkan, PSS Tak Ingin Sembrono Rekrut Legiun Asing
Selain itu Gusti juga beranggapan regulasi pemain asing 6+2 membuat kesempatan PSS untuk berburu pemain asing kian terbuka lebar. Namun regulasi ini membuat tim kudu berhati-hati karena semakin banyak tawaran masuk ke manajemen PSS.
Kesempatan merekrut pemain asing dengan memaksimalkan kuota dipandang Gusti merupakan berkah bagi setiap tim Liga 1 termasuk PSS. Melalui sudut pandang yang lain, Ia menilai regulasi tersebut harus disikapi dengan bijak.
"Selama tiga minggu, manajemen PSS sudah melakukan evaluasi menyeluruh termasuk para pemain asing. Kami akan merombak total komposisi pemain asing dengan kualitas yang jauh lebih baik lagi," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.