India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Kehilangan Rival
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
Ilustrasi gendam./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul masih terus melakukan penyelidikan terkait dugaan aksi gendam yang menimpa saat menunggu pasien di Rumah Sakit Panembahan Senopati, Bantul. Dugaan aksi gendam yang menimpa pasien tersebut yang kini viral di Media Sosial, X.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana mengungkapkan, Polres Bantul telah menerima laporan aduan dari korban terkait aksi dugaan aksi gendam. Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bantul pada Senin (24/6/2024) malam.
BACA JUGA: Dilaporkan ke Polisi Dugaan Penipuan Investasi, Ini Komentar Mantan Bos PSS Sleman
Hanya saja, kata Jeffry, pihaknya sampai saat ini masih mencari bukti-bukti terkait dengan dugaan kejahatan tersebut. Jika dirasa bukti kuat, maka akan ditindaklanjuti oleh Polres Bantul.
"Karena pelapor juga belum memberi bukti berupa surat kepemilikan emas. Meski demikian, kami telah menindaklanjutinya dengan mengecek CCTV sekitar lokasi kejadian," ucap Jeffry.
Min, simbah saya kena gendam. Bisa minta tolong viralkan? Kejadian tadi siang jam 10 di RS. Panembahan Senopati
— Merapi Uncover (@merapi_uncover) June 24, 2024
--------
Modus "Gendam" Hilang Gelang 11gram dan Cincin 3gram di RS. Panembahan Senopati Bantul
Kronologi:
Mbah saya lagi nunggu pasien di RS. Panembahan Senopati… pic.twitter.com/tVkrZCyCtJ
Sebagaimana diketahui, akun X @merapi_uncover, pada Senin (24/6/2024) malam telah mengunggah terkait dengan dugaan aksi gendam yang menimpa seorang nenek saat menunggu pasien di Rumah Sakit Panembahan Senopati, Bantul.
Min, simbah saya kena gendam. Bisa minta tolong viralkan? Kejadian tadi siang jam 10 di RS. Panembahan Senopati
--------
Modus "Gendam" Hilang Gelang 11gram dan Cincin 3gram di RS. Panembahan Senopati Bantul
Kronologi:
Mbah saya lagi nunggu pasien di RS. Panembahan Senopati Bantul , Poli Mata. tiba-tiba disamperin orang digandeng. Ngakunya dari dinsos (yg gandeng) dan dari kecamatan (supir) mau dikasih bansos.
Ditarik digandeng dibawa ke mobil katanya mau dikasih bantuan sosial, mbah saya ikut aja. Selama perjalanan diajak keliling naik mobil warna hitam.. sebelum diturunkan ditengah sawah diminta melepas cincin dan gelang dengan bilang kalo itu kawat.. cincin dan gelang dimasukan ke wadah tissue. Dikasih uang bilangnya satu juta dalam amplop.. saat dirumah amplop dibuka isinya hanya kertas (harusnya uang), wadah tissue isinya jadi ring baut (harusnya gelang cincin)
Mbah saya diturunkan disitu sendiri.. area pesawahan wetan rumah sakit
harapannya biar jadi pembelajaran soalnya simbah-simbah begitu gampang bgt kena bujuk, sama barang kali ada yg tbtb ngejual emas tanpa surat-surat bisa di info ke saya
(Hamizan.hibatullah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.