Rumah Studi De Britto Jadi Ruang Belajar Karakter di Tengah Era AI
Rumah Studi SMA Kolese De Britto di Sleman diresmikan Sultan HB X sebagai ruang pendidikan karakter dan refleksi di era AI.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggaran perbaikan tanggul penahan ombak di dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Baron telah masuk ke Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD).
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan perbaikan tanggul penahan ombak di lokasi tersebut perlu segera ditangani. Alasannya, tanggul yang ambrol mengakibatkan jalur evakuasi tsunami putus dan mengancam TPI Baron.
BACA JUGA: Masa Jabatan 87 Lurah di Kulonprogo Diperpanjang Menjadi 8 Tahun
Tanggul penahan ombak Pantai Baron, Tanjungsari tersebut ambrol pada Jumat (31/5/2024 ). "Anggaran perbaikan kami ajukan ke BKAD. Hanya saja penanganan tersebut masih sebatas penanganan jangka pendek," katanya, Selasa (25/6/2024).
Penanganan jangka pendek tersebut hanya untuk mengupayakan lalu lintas nelayan yang terhambat reruntuhan material tanggul. Renovasi ringan juga akan dilakukan untuk TPI lama di belakang bangunan TPI Baron. TPI lama akan menjadi TPI sementara sembari menunggu perbaikan secara total.
“Saat ini penganggaran sedang diproses di BKAD. Penambahan anggaran untuk DKP guna penanganan perbaikan tanggul itu Insyaallah dalam minggu ini sudah bisa clear,” kata Wahid.
Wahid menambahkan anggaran itu akan masuk ke anggaran milik DKP Gunungkidul. Setelah anggaran tersedia, Pemkab akan menunjuk penyedia jasa guna melakukan perbaikan.
Kepala BKAD Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono membenarkan proses penganggaran telah masuk ke BKAD. Biaya perbaikan menyedot APBD sekitar Rp200 juta.
“Angka pastinya saya lupa. Tapi yang jelas saat ini kami sedang kami proses penganggaran itu. Semoga segera selesai dan perbaikan dalam dimulai,” kata Putro.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan tanggul penahan ombak yang ambrol memiliki panjang sekitar 20 meter dan mengancam bangunan TPI Baron. Paska ambrol, petugas BPBD Gunungkidul kemudian memasang garis pembatas agar warga berhati-hati saat di lokasi.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPRKP Gunungkidul, Sigit Swastono telah menjelaskan tidak akan ada perbaikan dengan bangunan paten. Penanganan hanya membuang material penghalang kapal berlabuh dan menggunakan pasangan formasi batuan untuk menghindarkan hantaman ombak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah Studi SMA Kolese De Britto di Sleman diresmikan Sultan HB X sebagai ruang pendidikan karakter dan refleksi di era AI.
Polisi masih menyelidiki penyebab meninggalnya taruna Akpol Semarang berinisial AMM yang ditemukan terluka di kompleks pendidikan Akpol.
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Belanja gaji pegawai Pemkab Sleman 2027 turun menjadi Rp787,97 miliar. BKAD mewaspadai TPP terdampak jika target PAD tidak tercapai.
Pemerintah memastikan pemisahan anggaran BGN dari fungsi pendidikan mulai diterapkan pada penyusunan APBN 2028 sesuai putusan MK.
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.