Parkir Lapangan Pemda Sleman Kini Berbayar, Akses Publik Disorot
Parkir berbayar di Lapangan Pemda Sleman dikritik karena dinilai membatasi akses ruang publik. Warga meminta fasilitas publik tetap mudah diakses.
Ilustrasi Kekeringan - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Semanu menyampaikan pertanian jagung di Kapanewon Semanu terancam gagal panen. Sebabnya, musim kemarau menyebabkan mengeringnya sumber air.
Koordinator BPP Semanu, Sutikno mengatakan ada sebanyak 106 hektar (ha) lahan pertanian jagung di Kapanewon Semanu. Dari luasan itu, 70 ha terancam gagal panen, karena kekeringan. Paling besar gagal panen ada di Kalurahan Dadap Ayu.
“Rata-rata untuk pakan ternak jagungnya, karena belum tumbuh sempurna sudah kering duluan,” kata Sutikno dihubungi, Rabu (26/6).
Sutikno menegaskan potensi kekeringan yang berhilir pada gagal panen berkemungkinan bertambah. Hal ini mengandaikan jika curah hujan rendah. Selama Mei–Juni 2024 saja curah hujan hanya 7 milimeter (mm).
BPP juga akan mengajukan pengadaan benih jagung di musim tanam I yang dimulai dari November – Desember 2024. Hal ini mengandaikan curah hujan tinggi. “Kami juga sempat mengajukan pompa air di Pacarejo dan Ngeposari. Dinas sempat survei terkait pemanfaatan air juga. Baru pengajuan ini,” katanya.
Hingga saat ini, ada lima kelompok tani (KT) yang mendapat bantuan sumur bor di Ngeposari, Semanu, Pacarejo dari Pemerintah Pusat. Per sumur bor dapat mengairi lahan pertanian sekitar 25 ha.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan ancaman gagal panen juga kemungkinan besar terjadi di Kapanewon Ngawen. “Kalau di Kapanewon Ngawen sendiri kisaran ada 50 hektar yang terancam gagal panen. Sebagian besar panen. Penanam padi sekarang tidak sebanyak musim lalu,” kata Rismiyadi.
BACA JUGA: 1.068,6 Hektare Lahan Pertanian di Sleman Terancam Gagal Panen
Di musim kemarau ini, DPP menyarankan petani untuk menanam tanaman yang dapat dipanen jangka pendek dan cocok di tanah kering. Dia menegaskan musim kemarau panjang mendorong petani untuk menanam selain tanaman pangan. Petani banyak menanam tanaman hortikultura dan palawija seperti semangka, melon, tembakau, jagung, dan bawang merah.
Meski begitu, petani perlu waspada. “Kalau kemarau serangan hama lebih tinggi. Biasanya penggerek batang. Menghisap tanaman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Parkir berbayar di Lapangan Pemda Sleman dikritik karena dinilai membatasi akses ruang publik. Warga meminta fasilitas publik tetap mudah diakses.
Denmark vs Portugal berlangsung Jumat (2/10) pukul 01.45 WIB. Ronaldo absen setelah meninggalkan pemusatan latihan Portugal.
Pemkot Yogyakarta mematangkan pengajuan UNESCO World Book Capital 2028 melalui konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem buku dan literasi.
Klasemen Asian Games 2026 terbaru, Indonesia naik ke peringkat 13 setelah Desak Made meraih emas speed putri.
Jadwal Asian Games 2026 Indonesia hari ini, dari final MLBB hingga panjat tebing Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo.
Harper Malioboro Yogyakarta bersama BPBD Kota Yogyakarta menggelar pelatihan evakuasi gempa untuk meningkatkan kesiapsiagaan staf menghadapi kondisi darurat.