Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Orang tua calon siswa mengumpulkan berkas pendaftaran jalur zonasi wilayah di SMPN 4 Depok, Senin (1/7/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri di Sleman untuk jalur zonasi reguler berbasis wilayah dibuka Senin (11/7/2024). Untuk jalur ini, sekolah harus mencermati data kependudukan calon siswa agar sesuai dengan persyaratan.
Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, di SMPN 4 Depok, Sleman, sejumlah orang tua dan calon siswa terlihat mendatangi sekolah untuk mengumpulkan dokumen pendaftaran jalur zonasi wilayah. Mereka diarahkan ke aula serba guna untuk mendapat layanan dari petugas yang sudah disiagakan.
Pada jalur zonasi wilayah, cakupan wilayah SMPN 4 Depok meliputi:
- Kalitirto, Berbah;
- Tegaltirto, Berbah;
- Caturtunggal, Depok;
- Condongcatur, Depok;
- Maguwoharjo, Depok; Purwomartani,
- Kalasan; Minomartani, Ngaglik;
- Wedomartani, Ngemplak
BACA JUGA: Pemkab Bantul Sebut Dua Pekan Lagi, TPST Dingkikan Siap Beroperasi
Waka SMPN 4 Depok, Sri Wahyuningsih, menjelaskan pada jalur zonasi wilayah ini, SMPN 4 Depok membuka kuota sebanyak 86 siswa. “Tetapi jumlah ini masih bisa bertambah, jika ada pendaftar dari jalur prestasi yang tidak melanjutkan,” ujarnya.
Untuk kabupaten Sleman, PPDB SMP jalur prestasi telah dilaksanakan pada 25-28 Juni 2024, yang dilanjutkan dengan pengumuman hasil seleksi pada 29 Juni 2024 dan daftar ulang pada Senin (1/7/2024) hingga pukul 13.00 WIB.
Wahyu menuturkan total daya tampung SMPN 4 Depok yakni 128 siswa, yang dibagi dalam empat kelas. Dari pelaksanaan PPDB sejauh ini, menurutnya berjalan cukup lancar tanpa kendala berarti. “Tidak ada kendala, lancar aja selama ini,” ungkapnya.
Ia memastikan untuk mengantisipasi pelanggaran soal data kependudukan, pihak sekolah dengan ketat mencermati data kependudukan pendaftar. “Harus dicek dulu kalau zonasi wilayah, dasarnya KK. Kami cek betul KK-nya, memenuhi syarat enggak. Misalkan ini kan KK [minimal] satu tahun. Kemudian anak dan orang tua harus ada dalam satu KK, kami cek juga,” kata dia.
Jalur Prestasi
Pada jalur prestasi, SMPN 4 Depok menerima sebanyak 32 calon siswa dengan enam siswa ber-NIK luar Sleman. Adapun statistik nilai yang diterima paling tinggi 294, 52, paling rendah 278,30, sehingga rata-rata 284,20. Sebanyak 92 pendaftar menjadikan sekolah ini pilihan pertama dan 19 pendaftar menjadikan pilihan kedua.
Sedangkan pada jalur zonasi wilayah, pada pelaksanaan hari pertama statistik nilai tertinggi 275,42, nilai terendah 255,24 dan rata-rata 261,93. Sebanyak 113 pendaftar menjadikan SMPN 4 Depok sebagai pilihan pertama dan delapan pendaftar menjadikan pilihan kedua.
PPDB SMP jalur zonasi reguler berbasis wilayah untuk Kabupaten Sleman merupakan jalur pendaftaran terakhir setelah jalur-jalur pendaftaran lainnya yakni zonasi radius, afirmasi, perpindahan tugas dan prestasi. Pendaftaran jalur zonasi reguler berbasis wilayah berlangsung 1-3 Juli 2024, kemudian pengumuman pada 4 Juli 2024 dan daftar ulang pada 5 Juli 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.