Jumlah Warga Lansia Kota Jogja 16%, Aktivitas dan Kesehatan Jadi Perhatian
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Calon lokasi Wisata Bukit Dermo di wilayah Kelurahan Selopamioro, Imogiri, Kabupaten Bantul. Antara - Hery Sidik
Harianjogja.com, BANTUL—Ada lima ancaman bencana di Kawasan Makam Raja Imogiri yang menjadi catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul dalam penyusunan kajian risiko bencana di lokasi tersebut.
Sekretaris BPBD Bantul, Ribut Bimo Haryo Tejo menyampaikan bahwa tahun 2023 pihaknya telah menyusun kajian risiko bencana dan rencana kontijensi di Kawasan Makam Raja Mataram Imogiri.
Dari hasil kajian tersebut diketahui bahwa ancaman bencana di kawasan ini meliputi lima ancaman bencana, yaitu gempa bumi, tanah longsor, kebakaran lahan, cuaca ekstrem atau angin kencang, dan banjir.
“Bencana tersebut mengancam 16 dusun di 3 Kalurahan, yaitu Kalurahan Wukirsari, Kalurahan Imogiri, dan Kalurahan Girirejo,” katanya, Selasa (2/7/2024).
Dia menuturkan BPBD Bantul bersama dengan masyarakat, perangkat desa, FPRB, TNI dan Polri ini menggelar gladi lapangan penanggulangan bencana tanah longsor di Kawasan Cagar Budaya Makam Raja Mataram Imogiri, di Balai Kalurahan Kedung Buweng beberapa waktu lalu.
Ribut menuturkan gladi lapangan tersebut untuk menguji dokumen rencana kontijensi tanah longsor yang telah disusun. Selain itu, gladi lapangan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aparatur dan masyarakat terkait penanggulangan bencana. Termasuk melakukan pengurangan risiko bencana bersama masyarakat.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menuturkan Bantul merupakan salah satu daerah yang kerap dilanda bencana, sehingga kegiatan simulasi bencana diperlukan.
"Simulasi bencana dilakukan dengan tujuan membiasakan masyarakat jika terjadi bencana," katanya.
Menurutnya Pemkab Bantul berupaya terus menyiapkan masyarakat dalam menghadapi bencana, salah satunya dengan menyelenggarakan gladi kebencanaan hingga relokasi warga yang ada di titik rawan bencana.
Lebih lanjut menurut Halim, kebudayaan gotong royong dalam menghadapi bencana harus terus dilestarikan. Menurutnya, solidaritas antar manusia diperlukan saat menghadapi bencana.
“Solidaritas kemanusiaan harus terus kita pupuk karena Pancasila mengajarkan hal tersebut, karena agama apapun mengajarkan kemanusiaan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.
Jamsostek Award 2026 DIY memberikan penghargaan kepada pemda, kalurahan, serta perusahaan. Simak daftar lengkap para penerimanya.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.