Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Foto ilustrasi simulasi pelaksanaan Uji KIR. /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja mulai 2024 menggratiskan uji KIR bagi wajib uji di UPT Pengujian kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Jogja. Namun sampai pertengahan tahun ini justru jumlah wajib uji yang mengakses layanan ini.
Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Jogja, Bayu Setyawan Heru Purnomo, menjelaskan dari data rekapitulasi pengujian kendaraan bermotor, pada 2024 ini justru mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
BACA JUGA : Uji KIR Gratis, Belum Ada Lonjakan Signifikan
Pada 2024, sepanjang Janiari hingga awal Juli ini, wajib uji yang mengakses layanan uji KIR totalnya sebanyak 4.329 orang, dengan rincian 3.895 kendaraan lulus dan 474 kendaraan tidak lulus. Sedangkan pada 2023, peserta uji KIR Januari-Juli ada 5.634 orang.
Ia melihat minimnya peserta uji KIR disebabkan rendahnya kesadaran masayrakat pentingnya uji KIR berkala setiap enam bulan. “Kemungkinan menurut saya memang tingkat kesadaran masyarakat terkait kewajiban pengujian belum tinggi,” ujarnya, saat dihubungi, Senin (8/7/2024).
Tidak adanya konsekuensi hukum mapun sanksi administratif pada wajib uji yang tidak mengujikan kendaraannya juga turut menjadi faktor. “Mereka beranggapan enggak diuji pun enggak apa-apa. Karena ga ada sanksi juga, mereka malah enggak diujikan sekalian,” katanya.
Selain pengujian mandiri yang dilakukan oleh wajib uji ke PLT Pengujian Kendaraan Bermotor, Dinas Perhubungan Kota Jogja juga rutin menggelar uji KIR di jalan ketika kendaraan dioperasikan. “Dishub Kota Jogja sudah rutin empat kali dalam sebulan. Cuma memang kadang ada yang belum sadar kewajiban itu juga untuk kepentingan mereka juga,” paparnya.
Ia menceritakan pasca kecelakaan bus pariwisata study tour sekolah di Subang pada Mei lalu turut mempengaruhi peserta uji KIR dari bus pariwisata. Pasca kejadian tersebut, surat layak jalan dari uji KIR menjadi syarat wajib bus pariwisata untuk digunakan study tour, sheingga Perusahaan Otobus pariwisata pun banyak yang langsung mengujikan kendaraannya.
BACA JUGA : Kabar Gembira! Mulai Hari Ini Uji Kir di Jogja Gratis
“Terkait kejadian di subang itu juga berdampak signifikan untuk bus pariwisata. Sekarang pengguna bus pariwisata semakin cerdas, kita sampaikan persyaratan bus beropetasi adalah layak jalan, yang dibuktikan dengan uji KIR. Yang tidak uji KIR tidak laku study tour. Sejak itu bus domisili kota Jogja mulai banyak. Mereka ga mau bus ga kepakai study tour,” katanya.
Pihaknya terus menggencarkan sosialisasi uji KIR melalui berbagai media. “Dari kami sudah sosialisasi, di bimbingan keselamatan, sosialisasi wilayah, kita menitipkan pelaksanaan uji kendaraan wajib uji setiap enam bulan sekali. Di media sosial kita sampaikan uji KIR gratis,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.
Daihatsu terus mendekatkan diri kepada seluruh masyarakat di Indonesia melalui semangat campaign “Karena Kamu Ada”.