Cabai Rawit di Sleman Rp70.000 per Kg, Disperindag Sebut Belum Ada Kelangkaan
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Polisi terus mengusut motif dugaan kasus tewasnya seorang bapak karena dianiaya anaknya di Ngaglik, Sleman. Emosi lantaran ada beberapa keinginan yang tidak dipenuhi diduga jadi motif kejadian ini namun polisi belum mendapat keterangan pasti.
Untuk menelusuri motif dugaan pembunuhan ini, polisi sempat menghimpun keterangan para saksi. Menurut Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian, saat kejadian pelaku tengah emosi lantaran sejumlah keinginannya tak bisa dituruti.
"Kalau motifnya itu kita tanya para saksi, ya si pelaku juga mengakui memang emosi. Jadi pelaku ini ada memiliki beberapa keinginan yang disampaikan ke orang tuanya namun orang tuanya tidak memenuhi intinya," kata Adrian pada Selasa (23/7/2024).
Saat coba didalami keinginan apa yang jadi sebab aksi nekat terduga pelaku, polisi tidak mendapati jawaban yang pasti.
BACA JUGA: Gapmmi Belum Bisa Pastikan Kebenaran Kasus Roti Aoka
Keterangan pelaku berubah-ubah, mulai dari ingin dibelikan PlayStation (PS) hingga ingin dicarikan kerja. "Banyak [keinginannya], baik itu kebutuhan sehari-hari keinginan dia. Berubah-ubah, ada dia bilang pengen kerja, ada yang pengen PS. Dia minta kerja ke bapaknya tapi bapaknya bilang sudah enggak usah," katanya.
Polisi kini menunggu keterangan dari rumah sakit jiwa untuk mengetahui apakah terduga pelaku mengidap gangguan jiwa atau tidak. "Kalau itu nanti coba tunggu hasil itu," ungkapnya.
Sebelumnya Kapolsek Ngaglik, Kompol M. Mashuri menerangkan terjadinya dugaan kasus pembunuhan di Ngaglik, Senin (22/7/2024) sekitar pukul 20.25 WIB. Terduga pelaku F, 22, merupakan anak ketiga dari korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Rusia memperingatkan NATO bahwa aktivitas militer di sekitar Kaliningrad meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.