PSS Sleman Kembali ke Super League, Harda Targetkan Prestasi
Bupati Sleman Harda Kiswaya optimistis PSS Sleman mampu bersaing di Super League 2026/2027 setelah menang 1-0 atas Kendal Tornado FC.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Polisi terus mengusut motif dugaan kasus tewasnya seorang bapak karena dianiaya anaknya di Ngaglik, Sleman. Emosi lantaran ada beberapa keinginan yang tidak dipenuhi diduga jadi motif kejadian ini namun polisi belum mendapat keterangan pasti.
Untuk menelusuri motif dugaan pembunuhan ini, polisi sempat menghimpun keterangan para saksi. Menurut Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian, saat kejadian pelaku tengah emosi lantaran sejumlah keinginannya tak bisa dituruti.
"Kalau motifnya itu kita tanya para saksi, ya si pelaku juga mengakui memang emosi. Jadi pelaku ini ada memiliki beberapa keinginan yang disampaikan ke orang tuanya namun orang tuanya tidak memenuhi intinya," kata Adrian pada Selasa (23/7/2024).
Saat coba didalami keinginan apa yang jadi sebab aksi nekat terduga pelaku, polisi tidak mendapati jawaban yang pasti.
BACA JUGA: Gapmmi Belum Bisa Pastikan Kebenaran Kasus Roti Aoka
Keterangan pelaku berubah-ubah, mulai dari ingin dibelikan PlayStation (PS) hingga ingin dicarikan kerja. "Banyak [keinginannya], baik itu kebutuhan sehari-hari keinginan dia. Berubah-ubah, ada dia bilang pengen kerja, ada yang pengen PS. Dia minta kerja ke bapaknya tapi bapaknya bilang sudah enggak usah," katanya.
Polisi kini menunggu keterangan dari rumah sakit jiwa untuk mengetahui apakah terduga pelaku mengidap gangguan jiwa atau tidak. "Kalau itu nanti coba tunggu hasil itu," ungkapnya.
Sebelumnya Kapolsek Ngaglik, Kompol M. Mashuri menerangkan terjadinya dugaan kasus pembunuhan di Ngaglik, Senin (22/7/2024) sekitar pukul 20.25 WIB. Terduga pelaku F, 22, merupakan anak ketiga dari korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya optimistis PSS Sleman mampu bersaing di Super League 2026/2027 setelah menang 1-0 atas Kendal Tornado FC.
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia dengan mesin V8 twin-turbo dan teknologi elektrifikasi yang menghasilkan tenaga hingga 920 PS.
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Imigrasi DIY memperkuat edukasi kepada masyarakat untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang
MR alias Bos Gendut, buronan kasus 98 kg sabu, ditangkap BNN di salon kecantikan Mangga Besar. Aset Rp39,5 miliar turut disita.