Harga Louhan di Jogja Bisa Tembus Rp30 Juta, Begini Peluang Bisnisnya
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Suasana belajar mengajar di SDN Ngrojo, Kembang, Nanggulan pada Kamis (14/7/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gunungkidul menyatukan dua sekolah dasar (SD) selama enam bulan terakhir 2024. Salah satu alasan regrouping kedua SD tersebut karena kekurangan siswa sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan operasional sekolah.
Sekretaris Disdik Gunungkidul, Agus Subariyanta mengatakan dua SD tersebut yaitu SD Ngenthak, Kalurahan Candirejo, Semin dan SD Klampok, Kalurahan Kalitekuk, Semin. SD Ngenthak digabung ke SD Candirejo Semin sejak 2 Januari, sedangkan SD Klampok digabung ke SD Tambran I Semin sejak 1 Juli. "Regrouping ini dilakukan antarsekolah yang berdekatan," kata Agus dihubungi, Rabu, (31/7/2024).
Agus menerangkan dua sekolah tersebut kekurangan tenaga pendidik baik guru kelas maupun mata pelajaran utamanya agama dan pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK). Selain itu, jumlah murid dalam satu sekolah kurang dari 60 orang.
BACA JUGA: Bantul Tak Melakukan Regrouping SD Meski Jumlah Siswa Sedikit, Ternyata Ini Alasannya
Kurangnya jumlah murid berimbas pada dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang tidak akan mampu memenuhi kebutuhan operasional sekolah. Tidak hanya itu, permohonan rehabilitasi bangunan gedung sekolah juga tidak dapat diusulkan untuk mendapat dana alokasi khusus (DAK). “SD Ngenthak itu jumlah muridnya lima belas orang, kalau SD Klampok 25 orang,” kata Agus.
Agus menjelaskan proses regrouping masih akan dilakukan. Hanya, proses regrouping ini harus melalui beberapa tahap oleh beberapa unsur seperti guru, komite, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait seperti Bagian Kesra Setda Gunungkidul, Bappeda, dan BKAD.
Regrouping, kata dia tentu dilakukan terhadap sekolah yang sudah tidak efesien dalam penyelenggaraan pelayanan pendidikan.
Pasca-regrouping pun, Disdik juga mendampingi melalui pengawas sekolah. Hal ini dilakukan untuk memastikan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar khususnya bagi murid limpahan hasil regrouping melalui pengenalan dan penyesuaian lingkungan baru.
BACA JUGA: Tak Ada Sekolah Regrouping di Sleman, Daya Tampung Lebih Banyak Ketimbang Jumlah Lulusan
Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Gunungkidul, Hary Sulaksana mengatakan murid yang berada di dua SD tersebut juga dapat memilih sekolah lain. Tidak ada kewajiban untuk bergabung dengan SD Candirejo dan SD Tambran I.
“Informasi yang kami dapat, murid dari SD Candirejo itu banyak pindah ke Sukoharjo. Soalnya kan perbatasan itu lokasinya. Muridnya juga banyak dari Sukoharjo,” kata Hary.
Disinggung perihal gedung SD yang tidak lagi dipakai, kata dia Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan mengelolanya. Hanya, belum ada kepastian pengelolaan ini. Ada kemungkinan gedung itu dimanfaatkan pemerintah kalurahan setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.
Marc Marquez menjadi yang tercepat di FP1 MotoGP Jepang 2026, mengungguli Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di Sirkuit Motegi.
Sweet Caroline milik Neil Diamond punya sejarah panjang di arena olahraga. Kini lagu ini ikut terdengar dalam perayaan suporter Timnas Indonesia.
Mario Aji finis P24 di FP1 Moto2 Jepang 2026 dengan waktu 1:48,996 detik. Manuel Gonzalez menjadi yang tercepat.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.