Kuota Transmigrasi Bantul Anjlok, 2026 Hanya Satu KK Diberangkatkan
Kuota transmigrasi Bantul 2026 turun drastis. Dari tiga KK pada tahun lalu, kini hanya satu KK yang mendapat kesempatan berangkat.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY mengklaim telah mengantongi nama-nama pejabat yang nantinya akan dijadikan sebagai kepala organisasi perangkat daerah (OPD) definitif guna mengisi jabatan yang sekarang tengah kosong.
Beberapa OPD yang sekarang tengah dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) adalah Dinas Pariwisata DIY, Badan Kesbangpol DIY, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Umum, Dinas Perhubungan DIY, Biro Bina Mental dan Spiritual DIY, Sat Pol PP dan dan DPKP DIY.
Sekda DIY Beny Suharsono mengatakan, jabatan kepala instansi yang sekarang belum ditetapkan pejabat definitifnya bukan berarti Pemda DIY mengulur-ulur waktu dan memperlama jabatan itu kosong.
"Namun untuk menuju pimpinan instansi yang kompeten tentu harus disiapkan dengan matang dan pengetahuan tentang organisasi pemerintahan harus diperkuat," jelas Beny, Rabu (7/8/2024).
Menurutnya, cara mendidik itu ditempuh dengan menetapkan sosok pejabat yang dianggap cocok dalam memimpin instansi terkait sebagai Plt. Penetapan itu sekaligus menjadi proses pembelajaran dari pejabat terkait sebelum ditetapkan secara definitif.
"Nama-namanya kami sudah ada, SDM-nya juga terpenuhi, tapi kan semuanya butuh proses," kata Beny.
BACA JUGA: DIY Ubah Mekanisme Pengisian Jabatan ASN ke Arah Talent Pool
Hanya saja Beny menilai masih ada kesenjangan yang ditemukan pada pejabat yang nantinya akan mengisi posisi eselon II itu. Mereka yang disinyalir akan dipromosikan rata-rata merupakan generasi yang lahir pada tahun 1980 an, sehingga harus butuh kompetensi yang kredibel.
"Tentu tidak hanya bisa secara teori tetapi tahu betul kondisi di lapangan seperti apa," ungkap dia.
Beny mengklaim dirinya juga telah melaporkan soal kekosongan pejabat eselon dua tersebut kepada Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X saat bertemu beberapa waktu lalu. Pihaknya memastikan telah menyiapkan beberapa nama dan tinggal mencari waktu yang tepat untuk dilantik.
"Sistemnya tetap pakai talent poll dan sudah dapat izin dari KASN untuk melaksanakan itu. Datanya sudah siap tinggal melantik, semakin cepat lebih bagus," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kuota transmigrasi Bantul 2026 turun drastis. Dari tiga KK pada tahun lalu, kini hanya satu KK yang mendapat kesempatan berangkat.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.