Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY mengklaim telah mengantongi nama-nama pejabat yang nantinya akan dijadikan sebagai kepala organisasi perangkat daerah (OPD) definitif guna mengisi jabatan yang sekarang tengah kosong.
Beberapa OPD yang sekarang tengah dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) adalah Dinas Pariwisata DIY, Badan Kesbangpol DIY, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Umum, Dinas Perhubungan DIY, Biro Bina Mental dan Spiritual DIY, Sat Pol PP dan dan DPKP DIY.
Sekda DIY Beny Suharsono mengatakan, jabatan kepala instansi yang sekarang belum ditetapkan pejabat definitifnya bukan berarti Pemda DIY mengulur-ulur waktu dan memperlama jabatan itu kosong.
"Namun untuk menuju pimpinan instansi yang kompeten tentu harus disiapkan dengan matang dan pengetahuan tentang organisasi pemerintahan harus diperkuat," jelas Beny, Rabu (7/8/2024).
Menurutnya, cara mendidik itu ditempuh dengan menetapkan sosok pejabat yang dianggap cocok dalam memimpin instansi terkait sebagai Plt. Penetapan itu sekaligus menjadi proses pembelajaran dari pejabat terkait sebelum ditetapkan secara definitif.
"Nama-namanya kami sudah ada, SDM-nya juga terpenuhi, tapi kan semuanya butuh proses," kata Beny.
BACA JUGA: DIY Ubah Mekanisme Pengisian Jabatan ASN ke Arah Talent Pool
Hanya saja Beny menilai masih ada kesenjangan yang ditemukan pada pejabat yang nantinya akan mengisi posisi eselon II itu. Mereka yang disinyalir akan dipromosikan rata-rata merupakan generasi yang lahir pada tahun 1980 an, sehingga harus butuh kompetensi yang kredibel.
"Tentu tidak hanya bisa secara teori tetapi tahu betul kondisi di lapangan seperti apa," ungkap dia.
Beny mengklaim dirinya juga telah melaporkan soal kekosongan pejabat eselon dua tersebut kepada Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X saat bertemu beberapa waktu lalu. Pihaknya memastikan telah menyiapkan beberapa nama dan tinggal mencari waktu yang tepat untuk dilantik.
"Sistemnya tetap pakai talent poll dan sudah dapat izin dari KASN untuk melaksanakan itu. Datanya sudah siap tinggal melantik, semakin cepat lebih bagus," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.