28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat ada puluhan balita mengalami gizi buruk di Bumi Projotamansari pada tahun 2024 ini. Dinkes Bantul tahun ini mengalokasikan Rp135 juga untuk menanganinya.
Dinkes Bantul mencatat pada Januari-Juni 2024 ada 59 orang balita yang mengalami gizi buruk.
Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi, Dinkes Bantul, Siti Marlina menyampaikan gizi buruk terjadi pada balita dengan penyakit bawaan.
"Ada penyakit bawaan atau infeksi kronis, TBC pada anak juga menjadi penyebab gizi buruk," katanya, Minggu (11/8/2024).
Dia menuturkan selain itu, asupan makanan dengan gizi yang tidak seimbang atau kurang juga diduga menjadi penyebab gizi buruk pada balita.
Dia menuturkan awalnya balita dengan gizi buruk ditangani di Rumah Sakit (RS). Kemudian, dari sana apabila balita tersebut dinyatakan mengalami gizi buruk, maka akan dilakukan diterapi di RS. Kemudian untuk rehabilitasi dilakukan di puskesmas.
BCA JUGA: Masih Ada Balita Gizi Buruk di Bantul, Ini Penjelasan Dinkes
"Nanti anak dengan gizi buruk bisa mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), ada susu khusus [untuk balita gizi buruk] anggaran sekitar Rp135 juta," ujarnya.
Lantaran anggaran yang terbatas, dia berharap ada bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menyediakan PMT bagi balita gizi buruk. Dengan begitu, menurutnya penyediaan PMT bagi balita dengan gizi buruk buruk dapat lebih optimal.
"Kami berharap ada CSR yang masuk, karena [PMT susu khusus untuk balita gizi buruk] diterima dengan baik, ada kenaikan berat badan pada anak," ujarnya.
Menurutnya, kasus balita gizi buruk tersebar di Bantul. Sehingga, penanganannya dilakukan secara merata di seluruh wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Simak alasan teknis mengapa interval ganti oli mobil Eropa bisa mencapai 24.000 km, mulai dari presisi mesin hingga standar oli low-SAPS.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.