Sepekan Dikelola KAI Commuter, Penumpang KA Bandara YIA Capai 8.000 per Hari
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat ada puluhan balita mengalami gizi buruk di Bumi Projotamansari pada tahun 2024 ini. Dinkes Bantul tahun ini mengalokasikan Rp135 juga untuk menanganinya.
Dinkes Bantul mencatat pada Januari-Juni 2024 ada 59 orang balita yang mengalami gizi buruk.
Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi, Dinkes Bantul, Siti Marlina menyampaikan gizi buruk terjadi pada balita dengan penyakit bawaan.
"Ada penyakit bawaan atau infeksi kronis, TBC pada anak juga menjadi penyebab gizi buruk," katanya, Minggu (11/8/2024).
Dia menuturkan selain itu, asupan makanan dengan gizi yang tidak seimbang atau kurang juga diduga menjadi penyebab gizi buruk pada balita.
Dia menuturkan awalnya balita dengan gizi buruk ditangani di Rumah Sakit (RS). Kemudian, dari sana apabila balita tersebut dinyatakan mengalami gizi buruk, maka akan dilakukan diterapi di RS. Kemudian untuk rehabilitasi dilakukan di puskesmas.
BCA JUGA: Masih Ada Balita Gizi Buruk di Bantul, Ini Penjelasan Dinkes
"Nanti anak dengan gizi buruk bisa mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), ada susu khusus [untuk balita gizi buruk] anggaran sekitar Rp135 juta," ujarnya.
Lantaran anggaran yang terbatas, dia berharap ada bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menyediakan PMT bagi balita gizi buruk. Dengan begitu, menurutnya penyediaan PMT bagi balita dengan gizi buruk buruk dapat lebih optimal.
"Kami berharap ada CSR yang masuk, karena [PMT susu khusus untuk balita gizi buruk] diterima dengan baik, ada kenaikan berat badan pada anak," ujarnya.
Menurutnya, kasus balita gizi buruk tersebar di Bantul. Sehingga, penanganannya dilakukan secara merata di seluruh wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.