Bayi Evakuasi di Sleman Alami Jaundice Kelainan Jantung dan Hernia
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Bupati Gunungkidul Sunaryanta - ist/Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) menerbitkan surat rekomendasi untuk Sunaryanta - Mahmud Ardi Widanto untuk maju sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Gunungkidul.
Surat bernomor PAN/A/Kpts/KU-SJ/ 522/ VIII/ 2024 tentang Persetujuan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno di Jakarta, 9 Agustus 2024.
Sekretaris Jenderal DPD PAN Gunungkidul, Anwarudin mengaku telah menggelar konsolidasi berjenjang dari tingkat kalurahan, DPD, DPW, dan DPP.
"Istilahnya ada masukan dari komponen partai, memang dari berbagai calon yang ada. Memang mayoritas pengurus dari tingkat bawah aspirasinya ke inkumben, Pak Sunaryanta. Itu jd pertimbangan bagi DPP," kata Anwarudin dihubungi Sabtu, (11/8).
Adapun PAN tidak membuka pendaftaran calon kepala daerah. Saat rapat kerja nasional (rakernas), DPD PAN diminta mengusulkan calon kepala daerah. Salah satu calon yang diusulkan yaitu Sunaryanta.
BACA JUGA: Tinggalkan PDIP, Demokrat Pilih Dukung Sutrisna dan Sumanto di Pilkada Gunungkidul
DPD PAN Gunungkidul juga telah menjalin komunikasi dengan Sunaryanta ihwal kesediaan untuk diusulkan ke DPP sebagai calon bupati menemani calon wakil bupati, Mahmud Ardi Widanto.
Kata Anwarudin, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan meminta DPD PAN Gunungkidul dan mitra koalisi memenangkan calon yang diusung bersama.
Saat ini, DPD PAN Gunungkidul masih berkomunikasi dengan partai-partai politik mengenai kerja sama politik. Ada komunikasi juga dengan PKB dan Golkar, ada banyak kemungkinan.
"Setelah pelantikan DPRD Kabupaten akan banyak perkembangan yang positif. Saya berharap ada tiga sampai empat parpol jadi mitra koalisi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta