Urus Paspor Kini Bisa di Gunungkidul, Tak Perlu ke Kota Jogja
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Jembatan - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Sleman memperbaiki Jembatan Beneran di Kapanewon Turi. Selama perbaikan akses penghubung di ruas Cepit-Turi ditutup sementara waktu.
Pelaksana Harian Kepala Bidang Bina Marga, DPUPKP Sleman, Suwarsono mengatakan, perbaikan infrastruktur tidak hanya menyasar ke jalan yang rusak. Namun, perbaikan juga menyasar ke sejumlah jembatan di sejumlah titik.
Salah satunya perbaikan Jembatan Beneran di Kapanewon Turi. Berdasarkan hasil Analisa yang telah dilakukan, kondisi jembatan sudah retak melintang pada pelngkungan jembatan. Kondisi ini mengharuskan dilakukan perbaikan agar kondisinya tidak berbahaya bagi pengguna jalan yang melintas di ruas Cepit-Turi.
“Anggaran untuk peningkatan Jembatan Beneran mencapai Rp2,36 miliar,” kata Suwarsono kepada wartawan, Rabu (14/6/2024).
Dia menjelaskan, perbaikan sudah dimulai sejak 11 juli 2024 lalu. Diperkirakan pengerjaan membutuhkan waktu sekitar lima bulan.
“Jadi selama perbaikan akses ditutup sementara waktu sehingga pengguna Jalan Cepit ini dialihkan untuk tidak melintas di sekitar perbaikan,” katanya.
Suwarsono menambahkan, di tahun ini ada beberapa agenda perbaikan jembatan. Selain Jembatan Beneran, perbaikan juga sudah menyasar ke Jembatan Tulung di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan.
BACA JUGA: Pendaftaran CPNS 2024 Dimulai 20 Agustus 2024, Ini Link dan Syaratnya
“Anggaran perbaikan Jembatan Tulung sebesar Rp1,2 miliar. Hingga sekarang proses pengerjaan masih berlangsung dan akses pengguna jalan juga ditutup selama perbaikan,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, akan terus berupaya melakukan perbaikan infrastruktur di Sleman yang rusak.
Ia mengakui, belum lama ini sudah meninjau kerusakan Jembatan Padasan penghubung Kapanewon Cangkringan dengan Pakem, Sleman.
Jembatan Padasan dibangun 2010 pasca erupsi Merapi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kondisi saat ini tampak berlubang di sejumlah titik.
Panjang dan ukuran lubang pada jembatan pun bervariasi. Kerusakan ini cukup mengganggu kenyamanan dan keamanan warga
Kustini menegaskan bila Pemkab akan segera memperbaiki jembatan tersebut. Apalagi dari pandangan Kustini, mobilitas masyarakat yang melalui jembatan tinggi sehingga perlu dilakukan penanganan secepatnya.
“Untuk penanganan sementara, yang berlubang kami tambal terlebih dahulu. Nanti selanjutnya bisa dilakukan perbaikan secara menyeluruh,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.