Besok Pilihan Lurah Serentak Digelar di 31 Kalurahan Gunungkidul, Ini Daftarnya
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
Ilustrasi kekeringan - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, SLEMAN—BPBD Sleman memastikan belum ada dampak siginifikan pada saat puncak musim kemarau di wilayah Bumi Sembada. Pasalnya, hingga sekarang belum ada permintaan bantuan air bersih dari Masyarakat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sleman, Bambang Kuntoro mengaku terus berkoordinasi dengan BMKG DIY berkaitan dengan perkembangan cuaca. Diketahui saat ini sudah memasuki puncak musim kemarau sejak akhir Juli lalu.
“Untuk detailnya bisa menghubungi BMKG, tapi diperkirakan puncak kemarau terjadi hingga akhir Agustus ini,” kata Bambang saat dihubungi, Minggu (18/8/2024).
BACA JUGA : Hingga Pertengahan Agustus 2024, BPBD Bantul Distribusikan Air Bersih Ke 5 Lokasi Kekeringan
Dia menjelaskan, puncak musim kemarau bisa dilihat dari kondisi cuaca yang terlihat lebih cerah. Di sisi lain, juga tidak ada hujan dalam kurun waktu lebih dari satu bulan.
Adapun dampak dari puncak kemarau, Bambang mengakui bisa terlihat dari debit air yang mengalami penurunan. Meski demikian, hingga saat sekarang ia memastikan kondisinya masih aman dan terkendali.
Hal ini terlihat belum adanya permintaan bantuan air bersih dari Masyarakat. “Masih aman, tapi kami tetap berjaga-jaga apabila ada warga yang membutuhkan,” katanya.
Menurut dia, dampak kemarau tidak hanya menyangkut kebutuhan air di Masyarakat. Pasalnya, di sektor pertanian maupun perikanan juga terdampak, tapi Bambang mengakui tidak menangani permasalahan tersebut.
“Kalau dampak ke petani, bisa ke Dinas Pertanian Pangan dan Peternakan karena di sana yang menangani. Tapi, untuk kebutuhan air ke warga, sampai saat ini masih aman,” ujarnya.
BACA JUGA : Kemarau dan Kekeringan Tidak Berdampak pada Pertanian Bantul
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan mengatakan, di kemarau tahun ini sudah mempersiapkan langkah antisipasi adanya warga yang terdampak kekeringan. Dia menjelaskan untuk bantuan yang disediakan sebanyak 163 tangki dengan kapasitas 5.000 liter. Hal ini berarti ada sekitar 815.000 liter air bersih yang siap disalurkan.
Diharapkan adanya stok bantuan ini bisa dimanfaatkan pada saat ada permintaan air bersih di Masyarakat. “Hingga sekarang belum ada yang mengajukan bantuan, tapi kami tetap stand by sewaktu-waktu dibutuhkan segera menyalurkannya,” ungkap Makwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.