PMI Gunungkidul Siapkan Donor Darah Mobile Jaga Ketersediaan Stok
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa saat menyerahkan bantuan simbolis ke salah satu warga dari Forum TJSP di Bangsa Parasamya. Selasa (20/8/2024). Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) Sleman menyalurkan bantuan sebesar Rp4,6 miliar ke masyarakat di Bumi Sembada. Jumlah ini naik dua kali lipat dibandingkan dengan penyalurn di 2023.
Ketua Forum CSR Sleman, Dwi Nurwata mengatakan, forum TJSP dibentuk sebagai bentuk komitmen dari Perusahaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Bumi Sembada melalui program CSR. Setiap tahunnya bantuan yang diberikan terus meningkat, baik dari sisi jumlah maupun Perusahaan yang ikut berpartisipasi.
Ia mencontohkan di 2022 atau saat forum pertama kali dibentuk, bantuan CSR yang diberikan hanya Rp600 juta dengan melibatkan 21 perusahaan. Tahun lalu, jumlahnya meningkat menjadi Rp2,3 miliar yang berasal dari 27 perusahaan.
“Untuk tahun ini lebih banyak lagi karena berhasil terkumpul dari 37 perusahaan dengan besaran Rp4,6 miliar,” kata Dwi, Selasa (20/8/2024).
Dia menjelaskan, bantuan CSR yang diberikan digunakan untuk berbagai kegiatan seperti penanganan stunting dan kemiskinan. Selain itu, juga ada penyaluran bantuan beasiswa Pendidikan sebesar Rp1,1 miliar.
Untuk pemberdayaan ekonomi Masyarakat melalui pengembanan UMKM maupun kelompok tani sebesar Rp1,5 miliar. Selanjutnya ada program pelayanan public berupa peningkatan sarana dan prasaranan pasar, pengadaan ambulan dan lainnya sebesar Rp933 juta.
“Sasaran bantuan CSR tidak hanya untuk pemberdayaan maupun fasilitas public, tapi juga ada program lingkungan dengan program penghijauan di lahan kritis sekitar Rp437 juta,” katanya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengucapkan terima kasih atas kontribusi seluruh perusahaan anggota Forum TJSP Sleman. Bantuan yang diberikan menjadi bukti kepedulian bersama untuk membangun Kabupaten Sleman.
Menurut dia, bantuan TJSP yang semakin baik menunjukan iklim usaha di Bumi Sembada terus membaik. TJSP merupakan salah satu kewajiban Perusahaan untuk menyisihkan sebagian labanya didalam program pemberdayaan Masyarakat dan lingkungan.
Meski begitu, diakui Danang bahwa pemkab tidak dapat memaksa setiap perusahaan. Namun, ia berharap aksi sosial ini tak hanya memberikan manfaat kepada penerima bantuan namun juga bagi perusahaan pemberi bantuan.
“Tapi saya yakin dengan perekonomian di Sleman dapat semakin maju dan laba perusahaan juga semakin meningkat. Jadi, jumlah perusahaan yang terlibat dapat terus meningkat setiap tahunnya,” kata Danang. (
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.