Tarif Parkir Wisata Gunungkidul Disorot, DPRD Dorong Libatkan Warga
DPRD Gunungkidul menyoroti potensi parkir ilegal dan pungutan ganda di destinasi wisata serta mendorong pengelolaan bersama warga lokal.
Logo PON 2024
Harianjogja.com, SLEMAN—Sedikitnya 161 atlet asal Kabuapten Sleman akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara. Selain menyubang mendali bagi kontingen DIY, diharapkan para atlet dapat menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengucapkan selamat kepada atlet yang akan berlaga di PON 2024. Total ada 161 atlet yang berpartisipasi even olahraga tingkat nasional ini.
“Saya ikut bangga karena gelaran PON bisa jadi momen untuk mengharumkan nama Kabupaten Sleman,” kata Kustini, Selasa (27/8/2024).
BACA JUGA: Tetap di Koalisi Sleman Baru, Begini Alasan PPP Usung Harda-Danang di Pilkada Sleman
Di ajang ini, para atlet bisa tampil maksimal sehingga dapat membawa pulang medali untuk kontingen DIY. Meski demikian, Kustini berpesan bahwa raihan prestasi merupakan hal yang penting, namun didalam menggapainya tetap harus berlandaskan semanagat kejujuran dan sportivitas sehingga tidak dicederai hal-hal yang kurang baik.
Ia juga meminta kepada para atlet untuk tampil percaya diri. Selalu jaga kondisi dan terus fokus untuk mencapai prestasi terbaik di PON.
“Raihlah kemenagan dengan semagat fair play dan sportivitas. Jangan lupa berdoa dan fokus sehingga meraih hasil yang maksimal dan dapat mengharumkan nama Sleman,” katanya.
Ketua KONI Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, terdapat 43 cabang olahraga yang diikuti oleh atlet asal Kabupaten Sleman. Rencananya gelaran PON diselenggarakan mulai 9-20 September 2024 mendatang.
Menurut dia, berbagai persiapan telah dilakukan. Untuk memaksimalkan hasil, para atlet telah menjalani pemusatan latihan daerah (Puslatda) sejak tiga tahun yang lalu.
“Persiapan panjang telah dilakukan dan mudah-mudahan bisa membawa hasil yang optimal,” kata Joko.
Dia tidak menampik, keberadaan atlet Sleman merupakan tulang punggung bagi kontingen DIY sehingga bisa meraih banyak medali. Ia pun berharap para atlet bisa tampil dengan baik sehingga bisa memenuhi harapan yang telah dicanangkan.
“Banyak atlet dari Sleman ini andalan dari kontingen DIY, jadi mereka juga mendapatkan target medali emas. Mudah-mudahan ini bisa direalisasikan,” katanya.
Untuk menambah semangat para atlet, Pemkab Sleman telah memberikan uang saku sebesasr Rp1 juta bagi setiap atlet maupun official yang ikut dalam gelaran PON Aceh-Sumut ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul menyoroti potensi parkir ilegal dan pungutan ganda di destinasi wisata serta mendorong pengelolaan bersama warga lokal.
DPRD Bantul mendorong pembangunan dan rehabilitasi RJIT di kawasan Pansela untuk membantu petani mendapatkan pasokan air dan menekan risiko gagal panen.
Massimo Rivola menilai Aprilia bisa belajar dari kecerdasan Marc Marquez dalam mengelola risiko dan mengamankan poin di MotoGP 2026.
Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 mencatat rencana investasi sebesar Rp20,073 triliun untuk Jawa Tengah.
Lisa BLACKPINK resmi merilis SaWaDiKa sebagai single prarilis EP Press Play. Simak jadwal EP, dokumenter Always Lalisa dan konser Las Vegas.
Komnas HAM meminta BGN menghentikan sementara SPPG di lokasi keracunan MBG dan memperkuat evaluasi serta pengawasan keamanan pangan.