27 Trash Barrier Dipasang di Sungai Kota Jogja Tahun Ini
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Foto ilustrasi lampu penerangan jalan umum yang kurang memadahi - StockCake
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menyayangkan adanya puluhan pencurian lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Bantul. Dishub Bantul pun meminta agar ada penambahan CCTV untuk mengantisipasi kasus serupa.
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dishub Bantul, Agus Sutomo menyampaikan, ada puluhan pencurian LPJU sepanjang tahun 2024. Dia mengungkapkan, modus pencurian LPJU dilakukan dengan mencuri komponen miniature circuit breaker (MCB). Sehingga, LPJU tersebut tidak menyala.
Agus menuturkan, harga MCB sendiri sekitar Rp200.000-Rp300.000. Meski begitu, lantaran kasus pencurian terjadi hingga puluhan kasus, pihaknya mengaku kewalahan untuk menanganinya.
Menurutnya, pencurian LPJU akan memperparah kondisi penerangan jalan di Bantul. Sebab saat ini hanya ada sekitar 10.000-11.000 unit LPJU dari kebutuhan sekitar 28.000 unit.
“Pencurian [LPJU] akan mengakibatkan padamnya lampu, itu dapat meningkatkan angka kejahatan dan angka kecelakaan. Kami menargetkan angka kejahatan dan kecelakaan berkurang,” ujar Agus, Selasa (27/8/2024).
Dia mengatakan, LPJU yang ada saat ini telah diberikan kunci pengaman. Meski begitu, pelaku tetap melakukan aksinya.
Terhadap kasus pencurian yang terjadi, dia mengaku telah menyampaikan laporan ke pihak kepolisian. Pihaknya pun telah berupaya melakukan pengawasan dan pengendalian untuk mengantisipasi pengulangan kasus.
BACA JUGA: Siap-Siap, Pemerintah Bakal Melarang Penjualan Mobil BBM Baru
Menurut Agus, sumber daya manusia (SDM) Dishub Bantul pun terbatas untuk melakukan pengawasan langsung. Menurutnya, perlu ada penambahan CCTV untuk menekan kasus serupa.
“CCTV bisa ditempatkan di perempatan atau simpang tiga, sehingga LPJU juga bisa diawasi,” katanya.
Sementara itu, saat ini jumlah CCTV milik Pemkab Bantul kurang dari 20 unit. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bantul pun telah mengajukan penambahan CCTV untuk tahun depan.
“Pengadaan CCTV tahun depan baru kami usulkan, kepastiannya masih proses. Menunggu proses pengusulan anggaran untuk tahun depan,” kata Kepala Diskominfo Bantul, Bobot Ariffi' Aidin.
Bobot tidak menyebut jumlah alokasi anggaran pengadaan CCTV untuk tahun depan. Meski begitu, menurutnya, Diskominfo Bantul tengah mengusulkan tambahan beberapa CCTV di persimpangan jalan yang banyak dilalui pengendara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.