Pedagang Pasar Gunungkidul Berkurang 40 Persen, Ini Penyebabnya
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ilustrasi lampu bangjo./Pixabay.com
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja kehilangan sejumlah perangkat lampu bangjo atau alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) dan lampu isyarat pengguna jalan di dua wilayah. Perangkat tersebut hilang dicuri.
Kepala Dishub Kota Jogja Agus Arif Nugroho menjelaskan hilangnya perangkat pengatur lalu lintas itu pertama kali diketahui oleh petugas Dishub Jogja tiga hari lalu saat mengecek dan memeriksa dua tempat. Perangkat yang hilang semula berada di traffic light Simpang Empat Wirosaban sisi selatan sebelah kiri. Sementara satunya lagi yang raib adalah warning light atau lampu peringatan hati-hati tanda bahaya di rumah sakit Pratama atau sebelah barat Simpang Empat Tungkak.
BACA JUGA: Pemkot Tertibkan Skuter di Sepanjang Malioboro & Tugu Jogja
“Sekitar dua atau tiga hari lalu hilangnya," kata Agus, Minggu (9/1/2022).
“Kami masih selidiki, karena cukup membingungkan juga bagaimana bisa mencuri lampu-lampu itu.”
Lenyapnya sejumlah perangkat tersebut juga tidak menyisakan jejak di lokasi kejadian. Dishub Jogja berencana untuk melaporkan kejadian itu kepada petugas kepolisian dan mengungkap motif para pelaku. "Juga akan kami cek lewat CCTV ATCS untuk dapat petunjuk" jelasnya.
Agus mengklaim hilangnya lampu-lampu lalu lintas di dua titik tersebut tidak cukup berbahaya atau menimbulkan dampak yang signifikan terhadap arus lalu lintas di area sekitar. Sebab, masih ada traffic light di satu sisi lainnya yang masih bisa beroperasi normal. Namun demikian, lampu yang hilang tetap akan diganti agar kelancaran arus lalu lintas lebih maksimal.
BACA JUGA: Wali Kota Ingatkan Wisata Sepeda di Jogja Harus Patuh Tatib Lalu Lintas
Masyarakat juga turut diminta untuk mengawasi jika menemui hal-hal yang mencurigakan di jalan. Masyarakat bisa menghubungi kontak Dinas Perhubungan 0274-410002. Pun petugas Dishub di lapangan bisa dikenali dengan sangat jelas.
Kapolsek Umbulharjo Kompol Achmad Setyo Budiantoro menyebut belum menerima laporan sejumlah peralatan APILL yang hilang di kawasan tersebut. Namun, kepolisian mengaku siap menindaklanjuti laporan yang masuk ke polisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.