Gunungkidul Siaga Kekeringan hingga Agustus, BPBD Siapkan 1.500 Tangki
BPBD Gunungkidul menetapkan siaga darurat kekeringan hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 1.500 tangki air disiapkan untuk mengantisipasi krisis air bersih.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman pada Kamis (9/8/2018)./Harian Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman telah memutuskan pelaksanaan tes Kesehatan untuk bakal calon kepala daerah di RSUD Sleman. Jadwal tes dilaksanakan setelah persyaratan pendaftaran dinyatakan diterima.
Anggota KPU Sleman Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh mengatakan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati berlangsung mulai 27-29 Agustus 2024. Adapun teknisnya, pasangan calon diwajibkan mengisi daftar pencalonan di aplikasi pencalonan milik KPU RI.
Meski demikian, dia mengakui calon kepala daerah juwa diwajibkan menyerahkan berkas syarat dukungan maupun syarat pencalonan sesuai dengan yang diunggah diaplikasi. “Hingga hari kedua pendaftaran belum ada yang menyerahkan berkas ke KPU. Rencananya di hari terakhir pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharda dan Kustini Sri Purnomo-Sukamto baru datang ke kantor untuk menyelesaikan proses pendaftaran,” kata Aan, Rabu (28/8/2024).
Dia menjelaskan, selain penyerahkan berkas pencalonan, pasangan calon juga akan menjalani tes Kesehatan. Sesuai dengan jadwal yang disusun rentang waktu tes berlangsung mulai 27 Agustus hingga 2 September 2024.
Meski demiikian, Aan memastikan, bahwa pelaksanaan bergantung dengan penyerahan berkas pendaftaran yang diserahkan pasangan calon. Pasalnya, ketentuan pemeriksaan Kesehatan dilaksanakan setelah berkas dinyatakan diterima. “Kalau sudah diterima, maka ada surat pengantar untuk pemeriksaan Kesehatan,” katanya.
BACA JUGA: Pilkada Sleman, Harda dan Kustini-Kamto Kompak Mendaftar di Hari Terakhir Pendaftaran
KPU sudah memilih RSUD Sleman sebagai tempat pemeriksaan Kesehatan pasangan calon. Upaya koordinasi dengan rumah sakit juga sudah dilakukan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar. “Teknisnya ada tim rumah sakit. Yang jelas, pemeriksaan Kesehatan meliputi Kesehatan jasmani, Rohani hingga bebas narkoba,” katanya.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi memastikan dalam kontestasi Pilkada 2024 tidak ada pasangan calon yang maju dari jalur perseorangan. Pasalnya, saat tahapan penyerahan berkas dukungan, tidak ada satu pun yang berminat mengikuti jalur nonpartai. “Lowongan tinggal menyisakan jalur dari kepartaian. Untuk persyaratan sudah diumumkan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul menetapkan siaga darurat kekeringan hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 1.500 tangki air disiapkan untuk mengantisipasi krisis air bersih.
Bahlil pastikan batu bara PLN aman, gangguan listrik disebut akibat masalah teknis operasional dan distribusi, bukan kekurangan energi.
Dosen UGM nilai revisi UU P2SK sebagai fondasi reformasi jangka panjang sistem keuangan Indonesia dengan penguatan OJK dan LPS.
Fenomena joki Strava viral di media sosial. Simak tarif, cara kerja, serta risiko keamanan akun dan data pribadi yang perlu diwaspadai.
PSS Sleman resmi menunjuk kembali Pieter Huistra sebagai pelatih kepala untuk Super League 2026/2027 dengan target bangun tim Super Elja.
Jepang menang 4-0 atas Tunisia di Piala Dunia 2026, Ueda dan Ito bersinar, Tunisia tersingkir dari Grup F.