Bando Selamat Datang Wonosari Dicopot, Ini Alasannya
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman pada Kamis (9/8/2018)./Harian Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman telah memutuskan pelaksanaan tes Kesehatan untuk bakal calon kepala daerah di RSUD Sleman. Jadwal tes dilaksanakan setelah persyaratan pendaftaran dinyatakan diterima.
Anggota KPU Sleman Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh mengatakan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati berlangsung mulai 27-29 Agustus 2024. Adapun teknisnya, pasangan calon diwajibkan mengisi daftar pencalonan di aplikasi pencalonan milik KPU RI.
Meski demikian, dia mengakui calon kepala daerah juwa diwajibkan menyerahkan berkas syarat dukungan maupun syarat pencalonan sesuai dengan yang diunggah diaplikasi. “Hingga hari kedua pendaftaran belum ada yang menyerahkan berkas ke KPU. Rencananya di hari terakhir pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharda dan Kustini Sri Purnomo-Sukamto baru datang ke kantor untuk menyelesaikan proses pendaftaran,” kata Aan, Rabu (28/8/2024).
Dia menjelaskan, selain penyerahkan berkas pencalonan, pasangan calon juga akan menjalani tes Kesehatan. Sesuai dengan jadwal yang disusun rentang waktu tes berlangsung mulai 27 Agustus hingga 2 September 2024.
Meski demiikian, Aan memastikan, bahwa pelaksanaan bergantung dengan penyerahan berkas pendaftaran yang diserahkan pasangan calon. Pasalnya, ketentuan pemeriksaan Kesehatan dilaksanakan setelah berkas dinyatakan diterima. “Kalau sudah diterima, maka ada surat pengantar untuk pemeriksaan Kesehatan,” katanya.
BACA JUGA: Pilkada Sleman, Harda dan Kustini-Kamto Kompak Mendaftar di Hari Terakhir Pendaftaran
KPU sudah memilih RSUD Sleman sebagai tempat pemeriksaan Kesehatan pasangan calon. Upaya koordinasi dengan rumah sakit juga sudah dilakukan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar. “Teknisnya ada tim rumah sakit. Yang jelas, pemeriksaan Kesehatan meliputi Kesehatan jasmani, Rohani hingga bebas narkoba,” katanya.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi memastikan dalam kontestasi Pilkada 2024 tidak ada pasangan calon yang maju dari jalur perseorangan. Pasalnya, saat tahapan penyerahan berkas dukungan, tidak ada satu pun yang berminat mengikuti jalur nonpartai. “Lowongan tinggal menyisakan jalur dari kepartaian. Untuk persyaratan sudah diumumkan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Siswa belum terdaftar PIP 2026 bisa mengajukan via sekolah. Simak syarat, dokumen, dan besaran bantuan SD Rp450 ribu hingga SMA Rp1,8 juta.
Sisa roket Falcon 9 milik SpaceX menghantam Bulan dekat Kawah Einstein. NASA dan ilmuwan dunia kini memburu kawah baru yang terbentuk untuk kepentingan peneliti