KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Kekeringan - Ilustrasi StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah kapanewon di Bantul telah terdampak kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mengajukan status siaga darurat kekeringan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Bantul, Antoni Hutagaol menyampaikan status darurat kekeringan tersebut dilakukan lantaran telah ada 13 titik terdampak kekeringan. Menurut Antoni, di setiap titik ada sekitar 250-800 jiwa yang terdampak. Wilayah terdampak kekeringan tersebut berada di Kapanewon Dlingo, Pajangan, Pandak, Pundong, dan Piyungan.
Di wilayah tersebut menurutnya, mata air milik warga mulai mengering. Beberapa wilayah hanya bisa mengakses air bersih saat malam hari. "Ada yang [mata air] belum habis sekali [kering], malam [warga] baru bisa mengisi sedikit," ujarnya, Selasa (2/9/2024).
BACA JUGA : Siaga Darurat Kekeringan di Gunungkidul Diperpanjang hingga Oktober 2024
Dia menuturkan beberapa wilayah yang terdampak kekeringan tersebut pun dalam beberapa tahun terkahir juga terdampak kekeringan. Sehingga, menurut Antoni, pihaknya telah mengantisipasi dengan menyediakan air bersih untuk mengantisipasi kekeringan.
Hingga saat ini ada 35 tangki yang telah disalurkan ke wilayah tersebut. Dia menuturkan untuk kesiapsiagaan kekeringan yang terjadi tahun ini, BPBD Bantul telah menyediakan 426 tangki air bersih. Dia berharap kebutuhan air bersih selama musim kemarau dapat tercukupi dari persediaan tersebut.
Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah mengeluarkan edaran mengenai musim kemarau yang diperkirakan terjadi hingga Oktober 2024 dasarian ketiga. Saat itu, wilayah di DIY diperkirakan baru akan turun hujan.
Ia berharap persediaan air bersih yang ada dapat mencukupi hingga musim kemarau berakhir. "Kami masih cukup [persediaan air bersih], aman karena tidak terlalu lama [musim kemarau]. Ini sudah mendung, sudah masuk ke pancaroba," ujarnya.
Meski ketersediaan air bersih masih mencukupi, menurut Antoni, BPBD Bantul juga menerima apabila ada corporate social responsibility (CSR) air bersih.
Sementara menurut Antoni, BPBD Bantul juga menilai kejadian kebakaran yang meningkat belakangan sebagai salah satu pertimbangan pengajuan status siaga darurat kekeringan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Kabupaten Bantul, Irawan Kurnianto menyampaikan kebakaran yang terjadi di Bantul pada Januari-awal September 2024 mencapai 174 kejadian. Dari situ kerugian ditaksir mencapai Rp1,23 miliar.
Dia menuturkan kejadian kebakaran paling banyak disebabkan pembakaran sampah dan barang bekas. Kebakaran karena hal tersebut mencapai 88 kejadian. Setelah itu, kebakaran karena korsleting listrik juga banyak terjadi. Kebakaran karena korsleting listrik mencapai 37 kejadian. Penyebab kebakaran lain karena kesengajaan, kebocoran gas, dan kelalaian.
"Melihat data kejadian, disimpulkan penyebab kebakaran terbanyak adalah karena membakar sampah. Untuk itu warga masyarakat jika terpaksa mengelola sampah dengan cara membakar harus memperhatikan lokasi pembakaran sampah," ujarnya.
Lokasi pembakaran sampah yang aman yaitu jauh dari barang yang mudah terbakar. Karena, apabila kebakaran terjadi disana, maka berpotensi terjadi perambatan.
Kemudian, masyarakat juga diminta untuk membakar sampah pada waktu tidak banyak hembusan angin. Masyarakat juga diminta memastikan bara api telah padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran sampah. "Jika api menjadi tidak terkendali, hubungi pemadam kebakaran terdekat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.