Sleman Siapkan Sanksi Tegas bagi Pelajar yang Terlibat Kejahatan Jalanan
Sleman menyiapkan sanksi tegas bagi pelajar yang terbukti terlibat kejahatan jalanan, namun hak pendidikan tetap dijamin.
Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul menggelar macapat massal di Bangsal Sewokoprogo, Wonosari, Rabu, (18/9/2024)./ harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Gunungkidul menargetkan wisatawan manca negara untuk dapat mengunjungi Bumi Handayani dan menikmati potensi seni budaya yang ada. Dalam mencapai tujuan itu, Disbud menggandeng Lios Club, organisasi sosial.
Kepala Disbud Gunungkidul, Chairul Agus Mantara mengatakan Lions Club memiliki program rutin di mana mereka akan mengadakan pertukaran pemuda dari seluruh dunia untuk mengikuti trip atau membuat kajian suatu potensi daerah.
Akhir Agustus 2024, Disbud telah mendapat tamu dari 22 negara di Taman Budaya Gunungkidul (TBG). Mereka mengikuti pelatihan bermain gamelan dan membatik.
“Itu memang wujud promosi kebudayaan untuk masyarakat luar negeri,” kata Agus ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Rabu, (19/9).
Agus menambahkan promosi potensi budaya menjadi wujud industrialisasi kebudayaan. Kebudayaan yang menjadi komoditas industri akhirnya dapat menyumbang pendapatan bagi masyarakat.
BACA JUGA: Libur Panjang Maulid Nabi, PAD Gunungkidul Terdongkrak hingga Rp600 Juta Lebih
Tegas dia, Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi kebudayaan yang luas yang mencakup dari masa pra sejarah. Sebab itu, menurut dia potensi seni budaya paling cocok untuk wisatawan mancanegara.
Lebih jauh, dia juga memiliki rencana untuk menggelar macapat secara besar-besaran. Macapat massal yang diikuti 350 seniman juga baru saja digelar di Bangsal Sewokoprojo, Rabu, (19/9). Mereka berasal dari 18 kapanewon yang ada di Gunungkidul.
Macapat tersebut merupakan ketiga kalinya digelar. Kali ini, ada inovasi baru yaitu dengan memasukkan iringan gamelan.
“Akhirnya macapan jadi lelagon [nyanyian]. Kalau tahun lalu itu hanya tinthingan, sekadar untuk menentukan nada,” katanya.
Dengan begitu, penembang ataupun pendengar juga dapat menikmati macapat sebagai sebuah lagu yang tidak membosankan. Inovasi ini juga menjadi salah satu wujud industrialisasi kebudayaan yang mendekatkan macapat pada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman menyiapkan sanksi tegas bagi pelajar yang terbukti terlibat kejahatan jalanan, namun hak pendidikan tetap dijamin.
Jadwal Kereta Bandara YIA tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress dari Tugu Jogja maupun YIA.
Jadwal Commuter Line Prameks Yogyakarta-Kutoarjo Selasa 8 September 2026. 5 perjalanan dari Jogja dan 5 dari Kutoarjo. Cek jadwal lengkap di sini.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 8 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 8 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Bendung, Semin berencana memeperluas kawasan Lumbung Mataraman dari semula 1,2 hektare menjadi 2,2 hektare untuk menyasar MBG.