Wisata Jogja Masih Menumpuk di Malioboro, Dorong ke Kampung Wisata
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
Pemadam Kebakaran - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Menjelang akhir September 2024, kebakaran di Bantul mencapai puluhan kejadian. Kerugian ditaksir lebih dari Rp1 miliar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Kabupaten Bantul, Irawan Kurnianto menyampaikan kebakaran yang terjadi pada Januari hingga pertengahan September 2024 di dalam Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Bantul mencapai 182 kejadian, sementara di luar WMK Bantul mencapai 21 kejadian.
Sementara dari kejadian tersebut kerugian materiil ditaksir mencapai miliaran rupiah. Untuk kebakaran di dalam WMK Bantul mencapai sekitar Rp1 miliar, dan di luar WMK Bantul mencapai sekitar Rp199 juta.
Menurut Irawan kejadian kebakaran di Bantul sebagian besar masih disebabkan karena pembakaran sampah.
"Kebakaran karena membakar sampah dan barang bekas mencapai 104 kejadian," ujarnya, Jumat (27/92/2024).
Sementara penyebab kebakaran yang jumlahnya cukup tinggi lainnya antara lain karena korsleting listrik mencapai 40 kejadian, dan kelalaian mencapai 33 kejadian.
Irawan pun meminta masyarakat mengantisipasi pembakaran sampah agar jumlah kasus kebakaran tahun ini tidak terus meningkat.
“Ketika membakar sampah, ditunggu sampai padam. Membakar sampah juga harus melihat kondisi di sekitarnya,” katanya.
BACA JUGA: Kebakaran Akibat Pembakaran Sampah di Bantul Mencapai 104 Kejadian
Menurut Irawan, pembakaran sampah harus dilakukan di lingkungan yang jauh dari objek yang mudah terbakar. Menurutnya selama ini kebakaran karena pembuangan sampah terjadi karena api yang ada menjalar ke objek yang mudah terbakar di sekitarnya. Dan pembakar sampah sulit mengendalikan kobaran api tersebut.
Dia juga mengimbau agar masyarakat memastikan sambungan listriknya aman agar tidak terjadi korsleting listrik.
Sementara sebelumnya si jago merah melahap sebuah rumah di Srihardono, Pundong, Bantul pada Jumat (27/9/2024) sekitar 02.30 WIB.
"Kebakaran diduga karena korsleting listrik," ujarnya.
Akibat kebakaran tersebut, rumah tersebut habis terbakar. Sementara bangunan di kanan kirinya berjarak semeter ikut terbakar. Kerugian materiil dari kejadian tersebut mencapai Rp350 juta. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
DPAD DIY mengedukasi masyarakat pentingnya arsip sebagai aset berharga dan bukti hukum melalui kampanye sadar arsip sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.