Tabrakan dengan Ambulans, Ibu Pengendara Motor Tak Sadarkan Diri di Jalan Jogja-Solo Kalasan

David Kurniawan
David Kurniawan Senin, 30 September 2024 13:02 WIB
Tabrakan dengan Ambulans, Ibu Pengendara Motor Tak Sadarkan Diri di Jalan Jogja-Solo Kalasan

Ilustrasi kecelakaan - Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN—Kecelakaan yang melibatkan mobil ambulans dengan pesepada motor terjadi di Simpang Bogem di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Senin (30/9/2024) sekitar pukul 09.00 WIB. Akibatnya seorang ibu berinsial NW,64, tak sadarkan diri hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Unit Penegakan Hukum, Satlantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto mengatakan, peristiwa bermula saat NW mengendarai motornya Yamaha Mio R 3778 FF melaju dari arah Ngemplak menuju ke selatan di Jalan Jogja-Solo. Sesampainya di Simpang Bogem, traffic light berwarna hijau sehingga korban tetap melaju.

BACA JUGA : Motor Sport dan Tukang Bakso Terlibat Kecelakaan di Dekat Amplaz Jogja, 2 Orang Terluka

Nahasnya dari arah timur, tepatnya di Jalan Jogja-Solo melaju mobil ambulan AD 1107 XC yang dikendarai Sumarno, membawa seorang pasien sakit jantung. Posisi lampu lalu lintas saat itu masih dalam keadaan merah, tapi dikarenakan membawa pasien dalam keadaan darurat tetap melaju dengan membunyikan sirine ambulan.

Hanya saja, dikarenakan jarak yang terlalu dekat, maka kecelakaan antara kedua kendaraan bermotor ini tak bisa dihindarkan. Pengendara motor pun terjatuh hingga keadaannya tak sadarkan diri.

“Korban juga sempat muntah-muntah dan ada benjolan di kepala. Dikarenakan tidak sadarkan diri, maka NW langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” kata Mulyanto, Senin siang.

Selain menyebabkan korban tak sadarkan diri, sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai juga rusak. Blok mesin pecah karena hantaman dari kecelakaan serta bagian stang bengkok dan tebeng kanan pecah.

“Untuk mobil ambulans, bamper depan penyok. Kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp3 juta,” katanya.

BACA JUGA : Mobil Rombongan Guru Asal Nganjuk Terguling di Karanganyar, Diduga Akibat Rem Blong

Kasatlantas Polresta Sleman, AKP Fikri Kurniawan meminta kepada Masyarakat pengguna jalan untuk lebih berhati-hati. Untuk mengurangi risiko kecelakaan wajib menaati peraturan lalu lintas yang berlaku.

“Tentunya harus pakai alat pelindung seperti helm dan sabuk pengaman bagi pengendara mobil. Jangan ngebut dan patuhi peraturan lalu lintas, untuk diri sendiri maupun orang lain,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online