Atlet Voli Muda Gunungkidul Masuk Skuad Timnas U18 AVC 2026
Pelajar asal Gunungkidul, Yudha Wahyu Surya Pratama, berhasil masuk Timnas Voli U18 Indonesia dan tampil pada AVC U18 2026 di Tiongkok.
PJs Bupati Sleman, Kusno Wibowo saat meninjau lokasi Jembatan Padasan yang menghubungkan Kapanewon Cangkringan dan Ngemplak. Foto diambil 30 September 2024. /Istimewa -Humas Pemkab Sleman.
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman mencatat ada 13 jembatan bailey di Bumi Sembada mengalami kerusakan. Meski demikian belum semua bisa. Pada 2024 baru tiga jembatan yang diperbaiki. Total pagu anggaran yang disediakan mencapai Rp1 miliar.
Kepala DPUPKP Sleman, Mirza Anfansury mengatakan, upaya perbaikan infrastruktur di Kabupaten Sleman terus dilakukan. Pelaksanaan tidak hanya untuk memperbaiki jalan rusak, tapi juga menyasar ke jembatan yang rusak.
Ia menjelaskan, hingga sekarang ada 13 jembatan bailey di Sleman yang kondisinya rusak. Mirza tidak menampik keberadaan jembatan sebenarnya hanya bersifat sementara karena dibangun oleh BPBD atau BNPB untuk kegawatdaruratan.
Meski demikian, dikarena keberadaan jembatan memangkas waktu mobilitas warga, maka fungsinya menjadi seperti jembatan permanen. “Jembatan bailey itu sebenarnya besifat sementara, tapi malah jadi permanen, bahkan sampai ada yang diaspal dan untuk melintas roda empat,” kata Mirza, Minggu (6/10/2024).
Pihaknya telah melakukan identifikasi dan terdapat 13 jembatan bailey yang mengalami kerusakan. Hasil kajian, kerusakan terletak pada papan kayu yang jadi penyambung di jembatan.
Adapun untuk konstruksi yang terbuat dari baja dinilai masih kokoh sehingga aman untuk penyebarangan. Meski demikian, ia mengakui tidak semua jembatan bisa langsung diperbaiki sekaligus.
Ia mengakui yang diperbaiki tahun ini baru tiga jembatan melalui pagu anggaran di APBD Perubahan 2024. Total anggaran yang disediakan sebesar Rp1 miliar.
“Tidak lewat lelang karena tidak akan selesai. Tapi, sekarang bisa lewat e-Katalog sehingga proses lebih cepat. Tiga ini adalah Jembatan Padasan penghubung Cangkringan dan Ngemplak, terus ada di Kalasan dan satu lagi, tapi lupa lokasinya. Yang jelas ada tiga yang diperbaiki tahun ini,” katanya.
Pejabat Sementara Bupati Sleman, Kusno Wibowo mengatakan, sudah melakukan tinjauan lapangan berkaitan dengan kondisi jembatan. Salah satunya adalah Jembatan Padasan yang dinilai butuh perbaikan.
BACA JUGA : Warga Berharap Jembatan Bailey Kali Oya Bisa Dilalui Mobil
“Kalau konstruksinya tidak ada masalah, tapi di bagian papan jembatan terbuat dari kayu sudah rusak sehingga perlu diperbaiki agar lebih kokoh dan aman saat dilewati,” katanya.
Menurut dia, upaya perbaikan terus dilakukan secara berkala dengan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki. “Saya catat ada 13 jembatan yang rusak dan ini butuh diperbaiki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelajar asal Gunungkidul, Yudha Wahyu Surya Pratama, berhasil masuk Timnas Voli U18 Indonesia dan tampil pada AVC U18 2026 di Tiongkok.
Saparan Bekakak 2026 di Gamping tutup Jalan Wates, pengendara ke Bandara YIA diimbau lewat Bantul. Simak rekayasa lalu lintas dan rute alternatif.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku
Ketua Komisi A DPED DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto punya gaya tersendiri dalam membetot perhatian kalangan Gen-Z yang merupakan mahasiswa
Harga emas Pegadaian hari ini 17 Juli 2026 bervariasi. Emas Antam 1 gram dibanderol Rp2,739 juta, lebih tinggi dibanding UBS dan Galeri 24.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.